132 CPNS Palopo Terima SK Pengangkatan, Walikota : Jangan Berhenti Belajar

Walikota Palopo, HM Judas Amir menyerahkan SK pengangkatan kepada 132 ASN Pemkot Palopo, Senin (11/7/2022).

PALOPO — Sebanyak 132 CPNS Palopo formasi tahun 2019 menerima SK pengangkatan sebagai ASN dari walikota di ruang Ratona, Senin (11/7/2022).

Dalam sambutanya, HM Judas Amir menyampaikan selamat kepada peserta yang telah mengucapkan ikrar dan di ambil sumpahnya.

Bacaan Lainnya

“Seperti halnya Soekarno yang telah membacakan proklamasi. Inilah yang akan mengikat kita untuk menghargai hal tersebut karena telah mengucapkan, itulah yang mengikat sekarang hingga kita pensiun nanti,” kata walikota dua periode itu.

Lanjut Judas, jika ada yang tidak menepati janji dan ikrar. Itulah yang akan jadi persoalan nantinya.

“Tentu kita berharap, tidak ada persoalan. Semua lancar karena sekarang ini kita harus konsisten. Jangan sampai kita terlibat dalam aksi radikal yang mengeluarkan kata-kata yang tidak sejalan dengan peraturan perundang-undangan,” harap walikota.

Ia menjelaskan, seseorang diangkat menjadi pejabat fungsional melalui ketentuan. Ada peraturan yang dilalui sehingga perlu jaga mulut. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita sudah di sumpah dan berikrar sehingga apapun itu kita harus laksanakan dengan baik,” tegasnya.

Seiring berjalannya waktu, yang dinyatakan lulus sebagai ASN dengan berbagai kategori telah dilatih dalam satu tahun.

“Jika kita dinyatakan lulus, maka kita harus bekerja sesuai dengan disiplin ilmu yang didapatkan,” jelasnya.

“Jangan pernah berhenti untuk belajar apa yang menjadi tugas kita sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Semoga apa yang telah didapatkan dapat dipertahankan dan bekerja dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kota Palopo, Charlie menyampaikan tujuan kegiatan sumpah atau janji merupakan kesanggupan untuk menaati kewajiban untuk tidak melakukan larangan yang telah ditentukan, yang diterapkan di depan atasan yang berwenang menurut agama atau kepercayaan terhadap Tuhan yang maha esa.

“Kepada PNS yang dipercayakan tugas negara untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan dalam pelaksanaan tugas tersebut diperlukan keikhlasan, kejujuran dan tanggung jawab,” tegas Charlie.

“Sumpah ini juga salah satu usaha untuk menjamin dalam tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya. Maka tugas CPNS dalam pengangkatannya sebagai PNS wajib mengangkat sumpah atau janji PNS dihadapan atasan yang berwenang,” tambah Charlie.

Adapun peserta berjumlah 132 orang yang merupakan hasil dari proses seleksi secara nasional formasi tahun 2019 yang tesnya dilaksanakan tahun 2020 dan dilaksanakan masa percobaan tahun 2021 dan telah dinyatakan lulus latsar. (*)































Pos terkait