HeadlineDaerahHukum dan Kriminal

Antisipasi Bentrok Susulan di Walenrang, Komandan Batalyon D Pelopor Dirikan Dua Pos Pengamanan

×

Antisipasi Bentrok Susulan di Walenrang, Komandan Batalyon D Pelopor Dirikan Dua Pos Pengamanan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260425 131741
Komandan Batalyon D Pelopor, Kompol Laode Rusli mengarahkan personelnya untuk mengantisipasi adanya bentrok susulan antar kelompok pemuda di dua desa di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Jumat (24/04/2026) kemarin.
48 / 100 Skor SEO

WALMAS- Menyikapi konflik dan bentrok yang kembali pecah antara kelompok pemuda di dua desa di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Komandan Batalyon D Pelopor, Kompol Laode Rusli menyiapkan dua pos Pengamanan (PAM), Sabtu (25/2026).

“Pos PAM ini untuk mengantisipasi perang kelompok susulan pasca bentrok yang terjadi pada Jumat (24/04/2026) kemarin,” kata Danyon D Pelopor, Kompol Laode Rusli.

IMG 20260425 131654Musyarah yang dilaksanakan di kantor Desa Kalibamamase dan Desa Barammamae pasca bentrok yang terjadi pada Jumat (24/04/2026) kemarin pasca bentrok.

Ia menjelaskan bahwa, pos PAM tersebut nantinya akan dijaga sebanyak 2 Satuan Setingkat Peleton (SST) atau sebanyak 30 personel.

“Personel ini dibagi didua pos PAM yang terletak di masing-masing batas Desa Barammamase dan Desa Kalibamamase yang bertikai. Pos 1 terletak di Desa Barammamase dijaga oleh 15 personel, dan Pos 2 di Desa Kalibamamase dijaga oleh 15 personel Batalyon D Pelopor, Polres Luwu, dan Polsek Walenrang,” terang Kompol Laode Rusli.

Danyon D Pelopor juga mengatakan bahwa, kedua pos PAM ini merupakan hasil mediasi atau musyarawah yang dilaksanakan di kantor Desa Kalibamamase dan Desa Barammamae pasca bentrok yang terjadi pada Jumat kemarin.

“Musyawarah yang melibatkan pihak keamanan (Batalyon D Pelopor dan Polres Luwu) serta pihak pemerintah baik desa maupun warga setempat ini disepakati untuk mengadakan pos PAM sebagai bentuk upaya pencegahan bentrok susulan yang terjadi di dua wilayah tersebut,” ungkap Laode Rusli.

Sebelumnya diberitakan, bentrok antar dua kelompok pemuda di wilayah karetan, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu kembali pecah.. Saling serang antar dua kelompok itu dilaporkan terjadi pada Jumat (24/04/2026) sekitar pukul 01.00 Wita dini hari dan berlangsung hingga pagi di jalan Trans-Sulawesi.

Warga sekitar bahkan mengaku mendengar suara letusan yang diduga senjata rakitan (papporo) serta saling serang menggunakan busur panah.

Eskalasi bentrok antar dua kelompok pemuda itu meluas hingga memblokade jalan Trans-Sulawesi dan lumpuh total. Ditengah memanasnya kondisi bentrok, satu unit rumah warga dilaporkan hangus terbakar meski akibat dari kebakaran belum dapat dipastikan.

Akibat tawuran antar kelompok dua desa di Kecamatan Walenrang kemarin itu, lima orang dikabarkan menjadi korban pertikaian dan dilarikan ke Rumah Sakit Kota Palopo untuk mendapatkan perawatan.

Pantauan di IGD RS Sawerigading, satu orang korban tawuran mengalami luka parah, tangan kanannya terkoyak diduga akibat terkena peluru dari senjata rakitan papporo miliknya sendiri.

Sementara empat orang lainnya terkena busur di bagian tumit, kaki, punggung belakang, dan punggung tangan kiri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *