LUWU- Sebanyak 23 calon siswa Sekolah Rakyat asal Kabupaten Luwu secara resmi dilepas untuk menempuh pendidikan jenjang SMP dan SMA di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (13/07/2026)
Pelepasan itu laksanakan Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu, Hasliana Nurdin dalam laporannya menjelaskan bahwa, 23 calon siswa tersebut dinyatakan lulus seleksi nasional melalui aplikasi setara.
“Seluruh peserta berasal dari keluarga kurang mampu yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari total 60 pendaftaran. 23 calon siswa ini terdiri dari 14 laki-laki, dan 9 perempuan. 22 siswa akan menempuh pendidikan jenang SMA dan 1 calon siswa menempuh jenjang SMP,” katanya.
Para siswa ini, lanjut Hasliana berasal dari tujuh kecamatan, yakni Larompong sebanyak delapan orang, Bajo lima orang, Larompong Selatan 3 orang.
“Sebanyak tiga orang dari Kecamatan Walenrang Utara, Bua dua orang, Belopa Utara 1 orang, dan Kamanre 1 orang. Kabupaten Luwu sendiri menjadi daerah dengan jumlah calon siswa terbanyak kedua di Sulawesi Selatan yang lolos pada program ini,” terangnya.
Sementara Wakil Bupati Luwu menyampaikan bahwa kepergian para calon siswa tersebut merupakan momentum yang menyenangkan sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun masa depan melalui pendidikan.
“Hari ini merupakan momen bersejarah sekaligus mengharukan bagi kita semua. Kita melepaskan putra-puti terbaik daerah untuk melanjutkan pendidikan sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa, kesempatan mengikuti program Sekolah Rakyat tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal, dengan cara belajar sungguh-sungguh, membangun karakter, serta memperluas wawasan.
“Di mana pun kalian berada, saya berpesan agar senantiasa menjaga nama baik keluarga dan nama baik Kabupaten Luwu, menjunjung tinggi nilai sopan santun, menghargai keberagaman, serta tidak meninggalkan ibadah semalam menjalani pendidikan di Kota Makassar,” tutur Wakil Bupati Luwu.
“Karakter masyarakat Luwu itu menjunjung tinggi harga diri, saling menghormati, dan berintegritas,” tambahnya.
Sementara kepada para orang tua calon siswa, Dhevy Bijak menyampaikan penghargaan atas dukungan dan keikhlasan mereka dalam melepas putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di luar daerah.
“Program Sekolah Rakyat ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sehingga memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai pendidikan berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di masa depan,” katanya.
Terakhir, Wakil Bupati secara resmi melepas keberangkatan para calon siswa menuju Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar.
“Dengan mengucapkan Bismillahi Rahmanirrahim, atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu, saya secara resmi melepaskan Calon Siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Luwu menuju Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan. Selamat belajar, raihlah cita-cita setinggi-tingginya, dan kelak kembalilah untuk mengabdi serta membangun Kabupaten Luwu,” tutupnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Asisten I Ahyar Kasim, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu Imran, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu, Hasliana Nurdin, Koordinator PKH Ismail, para pendamping PKH se-Kabupaten Luwu, serta orang tua calon siswa. (*)












