HeadlineDaerahSeni dan Budaya

Buka Karnaval Budaya Bumi Sawerigading, Wabup Luwu “Wujud Kecintaan Kita Terhadap Warisan Budaya Tana Luwu”

×

Buka Karnaval Budaya Bumi Sawerigading, Wabup Luwu “Wujud Kecintaan Kita Terhadap Warisan Budaya Tana Luwu”

Sebarkan artikel ini
Karnaval Budaya e1786867965524
Sebanyak 40 sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Luwu mengikuti Karnaval Budaya Bumi Sawerigading.
60 / 100 Skor SEO

LUWU- Diikuti sebanyak 40 sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Luwu, Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu melepas peserta karnaval sebagai rangkaian dari Festival Kebudayaan Bumi Sawerigading Tahun 2026, Jumat (06/08/2026).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Luwu menegaskan bahwa Karnaval Budaya Bumi Sawerigading ini bukan sekadar ajang yang menampilkan busana adat, seni, dan kreativitas masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wujud kecintaan kita terhadap warisan budaya Tana Luwu yang telah diwariskan oleh para leluhur kita. Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Sawerigading mengajarkan keberanian, persatuan, kebijaksanaan, serta semangat membangun daerah dengan tetap menjunjung tinggi ada dan kearifan lokal,” tegas Muh. Dhevy Bijak Pawindu.

Selain itu, Dhevy Bijak juga menyampaikan penghargaan kepada panitia pelaksana, para seniman, budayawan, sekolah, komunitas perangkat daerah, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Festival Kebudayaan Bumi Sawerigading.

“Melalui karnaval budaya ini, kita berharap identitas budaya Luwu semakin dikenal dan menjadi daya tarik dalam pengembangan pariwisata daerah. Kabupaten Luwu sebagai Bumi Sawerigading memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan tradisi yang menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian dan diperkenalkan kepada generasi muda maupun masyarakat luas,” terang Wakil Bupati.

“Karnaval ini diharapkan menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dan masyarakat Bumi Sawerigading,” tambah Dhevy Bijak.

Di kesempatan itu, Wakil Bupati Luwu juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung upaya pelestarian budaya setempat.

“Budaya tidak cukup hanya dikenang, tetapi juga harus terus dihidupkan melalui karya, pendidikan, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar tetap Lestari di tengah perkembangan zaman,” ucapnya.

Karnaval yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Luwu bekerja sama dengan Aliansi Pemerhati Kebudayaan dan akan berlangsung selama dua hari mulai 7 hingga 8 Agustus 2026 sebagai rangkaian menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Luwu, serta para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *