HeadlineDaerahPemerintahanPertanian

Atasi Kekeringan Persawahan, Bupati Luwu Pastikan Bantuan Mesin Pompa Air Memenuhi Kebutuhan Persawahan

×

Atasi Kekeringan Persawahan, Bupati Luwu Pastikan Bantuan Mesin Pompa Air Memenuhi Kebutuhan Persawahan

Sebarkan artikel ini
b01b710c 05f0 42e0 8a7d cffc04596efd scaled e1787132799638
Bantu mengatasi kekeringan yang melanda sejumlah area persawahan, Bupati Luwu Patahudding meninjau Bendung Suplesi Radda yang berada di Desa Kurrusumanga, serta area persawahan Desa Tallang Bulawang, Kecamatan Bajo, Rabu (19/08/2026).
59 / 100 Skor SEO

LUWU– Tinjau Bendung Suplesi Radda yang berada di Desa Kurrusumanga, serta area persawahan di Desa Tallang, Kecamatan Bajo, Bupati Luwu Patahudding pastikan kondisi lahan pertanian serta pemanfaatan mesin pompa air memenuhi kebutuhan persawahan yang terkena dampak kekeringan, Rabu (19/08/2026).

Bupati Luwu, Patahudding mengatakan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian telah menyalurkan 18 unit mesin pompa air berukuran 3 inci. Bantuan ini terdiri dari 5 unit dari APBN dan 13 unit lainnya berasal dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kami berkomitmen untuk terus bersama masyarakat, memberikan semangat dan bantuan sumber daya, sebab pertanian merupakan sumber penghasilan utama masyarakat Kabupaten Luwu,” katanya.

Selain itu, Bupati Luwu juga menginstruksikan penyediaan tambahan 20 unit mesin pompa air berukuran 3 inci dan 10 unit berukuran 6 inci. Berdasarkan data Dinas Pertanian Luwu, Patahudding mengungkapkan bahwa luas area persawahan yang terdampak kekeringan mencapai kurang lebih 3.025,63 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan.

“Saat ini, Pemkab Luwu melalui Dinas Pertanian masih terus melakukan pendataan serta penyaluran mesin pompa air dan penyediaan sumur bor untuk lahan pertanian. Penanganan diprioritaskan bagi lahan yang telah mengajukan permohonan melalui kelompok tani maupun area yang berada dalam kondisi kritis,” ungkapnya.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan pompa air, dapat mengajukan usulan atau permohonan melalui kelompok tani ke Dinas Pertanian dan selanjutnya akan di verifikasi. Namun untuk kondisi darurat seperti ini yang terpenting itu memiliki sumber air,” tambah Bupati Luwu.

Saat melakukan peninjauan, Bupati Luwu didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Islamuddin, Kepala Bappelitbangda Moch. Arsal, Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Imran, dan Sekretaris BPBD Aminuddin Alwi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *