MOROWALI– PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Site Morowali kembali menegaskan komitmennya dalam investasi manusia dengan resmi meluncurkan Program Beasiswa Mota’u yang merupakan salah satu program unggulan dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan yang berfokus pada pengembangan kapasitas generasi muda di wilayah pemberdayaan, Kamis (17/09/2026.
Senior Coordinator Stakeholder Relation PT Vale Site Morowali, Asharul menjelaskan bahwa, pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui investasi industri dan pengembangan infrastruktur.
“Pembangunan kualitas manusia juga merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan demi untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui Beasiswa Mota’u ini kami ingin memastikan putra-putri terbaik Morowali memiliki kesempatan yang lebih luas utnuk mengakses pendidikan tinggi,” terangnya.
Ke depan, kata Asharul, Beasiswa Mota’u diharapkan berkembang menjadi ekosistem pembinaan talenta daerah yang berkelanjutan. Para penerima manfaat tidak hanya didorong untuk meraih prestasi akademik, namun juga dipersiapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa pengetahuan, inovasi, serta dampak positif bagi kampung halaman mereka.
“Melalui program ini, perusahaan berupaya untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarkat. Bagi perusahaan, investasi terbaik bukan hanya pada pembangunan fisik, melainkan juga pada generasi muda yang suatu hari nanti akan menentukan arah kemajuan Morowali,” ucapnya.
Melalui program PPM bidang pendidikan ini, lanjut Asharul, diharapkan akan lahir generasi unggul yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan, inovasi, dan kesejahteraan pada masa mendatang.
“Perusahaan terus berupaya menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih luas sekaligus membangun fondasi sumber daya manusia yang akan mendukung kemajuan Morowali dalam jangka panjang,” katanya.
“Program ini lahir dari keyakinan perusahaan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya ditopang oleh investasi dan infrastruktu, namun juga oleh kualitas generadi muda yang kelak menjadi penggerak pembangunan daerah,” tambah Asharul.
Diinformasikan, nama “Mota’u” sendiri merepresentasikan semangat masyarakat lokal untuk terus belajar, berkembang, dan melangkah maju sebagai visi penting untuk pembangunan sumber daya manusia.
Lebih dari sekadar bantuan pendidikan, program ini juga dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan talenta-talenta muda yang kelak menjadi motor penggerak kemajuan daerah.
Proses sosialisasi dan pendaftarannya sendiri telah dimulai sejak Mei 2026 dan telah mendapat respons positif dari masyarakat. Para pesertanya kemudian mengikuti tahapan seleksi secara bertahap dan transparan, mulai dari verifikasi administrasi, penilaian dokumen, ters tulis, hingga wawancara.
Dan untuk memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan tepat sasaran, pelaksanaan program ini dilakukan verifikasi lapangan untuk memastikan bahwa penerima beasiswa Mota’u benar-benar mahasiswa yang berasal dari area pemberdayaan PT Vale Site Morowali.
Untuk memastikan penerima beasiswa Mota’u PT Vale tidak menerima beasiswa sejenisnya, program ini juga melibatkan pemerintah daerah sehingga dapat menghindari terjadinya tumpeng tindih penerimaan bantuan pendidikan dna memastikan pemerataan manfaat program.
Melalui mekanisme tersebut, penerima beasiswa tidak hanya dipilih berdasarkan capaian akademik, namun juga mempertimbangkan kebutuhan, komitmen terhadap pengembangan diri, serta potensi kontribusi bagi masyarakat dan daerah asalnya.
Setelah melalui rangkaian seleksi yang ketat, komite program menetapkan 19 mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Mota’u angkatan perdana. Dana beasiswa mulai disalurkan pada awal September 2026 kepada para mahasiswa yang berasal dari wilayah lingkar operasional dan tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Beasiswa Mota’u program PPM bidang pendidikan PT Vale ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang berasal dari 13 desa wilayah pemberdayaan di Kabupaten Morowali dan sedang menempuh pendidikan jenjang Strata 1 (S1), Diploma IV (D4), maupun Diploma III (D3) di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. (*)












