Bakti Sosial ke Panti Jompo di Parepare, Para Lansia Menangis Haru Dikunjungi Sofha Marwah Bahtiar

PAREPARE – Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel melakukan Bakti Sosial di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Mappakasunggu, di Kota Parepare, Sabtu, 23 Desember 2023. Tempat ini dihuni oleh 63 Lansia.

Pj Ketua TP PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, tak kuasa menahan tangis saat berinteraksi dengan para Lansia penghuni PPSLU Mappakasunggu. Ia bahkan memeluk satu per satu Lansia yang hadir, saat menyerahkan bantuan.

Bacaan Lainnya

Semua yang hadir tak kuasa menahan air mata. Begitupun para Lansia, yang menangis bahagia mendapatkan perhatian dan dikunjungi oleh isteri Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin ini.

Ratna, salah satu penghuni PPSLU Mappakasunggu, bahkan mempersembahkan sebait pantun untuk Sofha Marwah. Doa agar Ketua Dekranasda Sulsel ini diberi kesehatan dan umur yang panjang.

“Terima kasih sudah peduli kepada kami. Kami disini tidak punya anak, tidak punya keluarga, tidak punya siapa-siapa,” kata Ratna, tak kuasa menahan tangisnya.

Sementara, Sofha Marwah mengaku bahagia bisa melakukan kunjungan ke tempat tersebut, sekaligus memberikan bantuan.

“Saya sangat bahagia melihat Ibunda dan Ayahanda disini, karena beliau mungkin tidak diperhatikan oleh keluarga tapi saya bisa melihat Ayahanda dan Ibunda disini. Mudah-mudahan diberi kesehatan dan panjang umur,” kata Sofha Marwah.

Sofha Marwah berharap, bantuan yang diberikan bermanfaat bagi para penghuni PPSLU Mappakasunggu, yang dipanggilnya dengan sebutan Ibunda dan Ayahanda. “Semoga jadi berkah. Kami ingin bersilaturahmi dengan Ibunda dan Ayahanda untuk membangkitkan kembali kepedulian kepada sesama,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Sulsel, Andi Irawan Bintang, melaporkan, awalnya terdapat 75 Lansia yang menghuni tempat tersebut. Namun, pada tahun ini telah meninggal 20 orang dan telah dimakamkan secara layak.

“Mereka yang menghuni PPSLU Mappakasunggu adalah Lansia yang usianya 60 tahun ke atas, dan terlantar. Sebelum masuk, mereka akan diassesment terlebih dahulu,” kata Andi Irawan.

Iapun menceritakan suka suka para Pekerja Sosial yang melayani para Lansia yang di tempat tersebut. (*)































Pos terkait