Blak-blakan Datu Luwu Bertarung di DPD RI : Sekarang Kita Buktikan Siri’na To Luwu

Datu Luwu, La Maradang Mackulau

PALOPO — Datu Luwu XL , Andi Maradang Machkulau Opu To Bau bicara blak-blakan terkait kesiapannya maju bertarung di pemilihan Dewan
Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Sulsel pada pemilu 2024 mendatang.

Andi Maradang mengatakan hampir sepuluh tahun ia menjabat sebagai Datu Luwu, Wija To Luwu tidak bisa berbuat apa-apa.

Bacaan Lainnya

“Selama 10 tahun saya amati, kita Wija to Luwu tidak bisa berbuat apa-apa. Padahal semua kekayaan ada di sini. Saya mulai gregetan, provinsi saja tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Datu Luwu dihadapan puluhan awak media di The Icon Cofee Kamis (22/9/2022) sore.

Berangkat dari pengamatan itu, atas dorongan masyarakat dan berbagai pertimbangan yang sudah matang, dirinya berniat ikut bertarung untuk
kemaslahatan orang banyak.

“Sebenarnya sejak 5 tahun yang lalu saya diminta maju sebagai calon anggota DPD. Tapi saat itu menurut saya belum ada kepentingan di situ. Secara pribadi saya tidak punya kepentingan. Personal yang bagus, keluarga yang baik. Lalu apa yang mendorong saya,” sebut Andi Maradang.

“Intinya adalah untuk kemaslahatan orang banyak. Yang punya kemampuan harus masuk dalam sistem. Jangan di luar sistem berteriak-teriak. Masuk ke legislatif, masuk ke pemerintahan. Harus masuk sama-sama, kita bergerak ke depan,” sambungnya.

“Tujuan akhir saya, saya ingin Luwu Raya bersatu. Sekali lagi, saya ingin Luwu Raya bersatu, tidak ada waktu lagi untuk kita berdiam idiri. Tepatnya
jadikan provinsi (Luwu Raya). Karena kalau tidak, ya kita begini-begini saja,” tambahnya.

Datu Luwu juga menyebut Tana Luwu punya PT Vale, ada PT Masmindo dan sebagainya. Punya kekayaan atau harta yang luar biasa.

“Kita punya harta yang luar biasa, tapi jangankan kita diajak ngomong, ini kita tidak diajak bicara sama sekali karena kita tidak dianggap,” bebernya.

“Ini ironi, jadi saya pesankan kepada semua anak-anak Luwu Raya. Pesankan, saya tidak peduli, gubernur atau siapa yang protes saya tidak peduli.
Sebarkan bahwa saatnya-lah provinsi Tana Luwu harus dikobarkan. Kita punya aset yang ada di Tana Luwu, harus diajak bicara Wija to Luwu yang
ada,” tegasnya.

“Orang semua cerita tentang Vale, tentang Masmindo. Dan kita orang di Luwu tidak diajak ngomong sama sekali. Saya agak marah soal ini karena bagaimanapun Tana Luwu ini penuh dengan kekayaan alam yang diberikan Allah SWT tapi kita sama sekali tidak dianggap,”

“Itu yang menjadi motivasi saya untuk memperlihatkan, bahwa kalau saya mau, ayo anak-anak Luwu bergerak ke depan. Saya tidak punya apa-apa untuk maju, sekarang kita buktikan Siri’na to Luwu. Saya pengen jadi provinsi,” tandasnya.

Selama dua hari terakhir mewacana akan maju sebagai calon anggota DPD RI, dukungan KTP untuk Datu Luwu mulai mengalir. Saat ini, ada sekitar 1.700 foto KTP yang dikirim ke WhatsApp Datu Luwu secara sukarela.

“Syarat mendaftar sebagai calon ialah mininal 4 ribu dukungan KTP dari masyarakat Sulsel. Dukungan itu tersebar di minimal 13 kabupaten/kota,” kata Jubir Tim Pemenangan Andi Maradang, Asnawi Mas’ud. (asm)



Pos terkait