Brimob Baebunta Redam Ketegangan yang Sempat Mewarnai Proses Pemakaman Warga Mancani

Antisipasi kericuhan yang kemungkinan akan terjadi, Personel Batalyon D Pelopor Satbrimobda Sulsel berjaga di badan jalan trans Sulawsi untuk mengawal proses pemakaman warga di Lingkungan Uri, Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Kamis (13/10/2022). (Ft/Andi Fitria Kambau)

PALOPO— Antisipsi kericuhan, pemakaman warga dari Lingkungan Uri, Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo dikawal oleh 1 Satuan Setingkat Pleton (SST) personel Batalyon D Pelopor Satbrimobda Sulsel, Kamis (13/10/2022).

Komandan Batalyon D Pelopor, Kompol Muhammad Agus melalui Komandan Kompi, Iptu Ismail yang memimpin pengamanan itu mengatakan, jenazah warga dari lingkungan Uri ini rencananya akan dimakamkan di TPU Kristen yang berlokasi di Lingkungan Batu.

Bacaan Lainnya

“Namun akhirnya dimakamkan di Lingkungan Uri karena pertimbangan keamanan dan menjaga situasi didua lingkungan ini tetap kondusif,”katanya.

Dari pantauan didua Lingkungan yang kerap kali terjadi kericuhan itu, saat iring-iringan jenazah meninggalkan rumah duka menuju Gereja GPIL Bumi Rongkong untuk disemayamkan, sempat terjadi ketegangan. Ketegangan terjadi tepat di depan Kantor Kelurahan Mancani, dimana rombongan pengantas jenazah berusaha memancing keributan dengan aparat keamanan.

Beruntung situasi itu dapat diredam oleh pasukan pengamanan Brimob Baebunta dengan melakukan pendekatan dan penanganan secara persuasive dan humanis, sehingga situasi kembali kondusif dan proses pemakaman berjalan selayaknya. (fit)











Pos terkait