Headline

Harga Merosot , Petani Sawit Luwu Utara Bakar TBS Kelapa Sawit

216
×

Harga Merosot , Petani Sawit Luwu Utara Bakar TBS Kelapa Sawit

Sebarkan artikel ini
Unjukrasa petani kelapa sawit di Luwu Utara yang membakar tanda buah sawitnya, Selasa (14/06/2022).

MASAMBA — Sejumlah petani kepala sawit di Luwu Utara menggelar aksi unjukrasa, Selasa (14/06/2022). Dalam aksi tersebut mereka membakar Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Aksi ini dilakukan lantaran harga TBS saat ini merosot. Bahkan, di bawah harga standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Luwu Utara, Rafiuddin mengatakan aksi yang mereka lakukan merupakan wujud kekecewaan yang dirasakan.

” Khusus di Sulsel, harga TBS yang diberlakukan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di bawah standar yang diberlakukan,” katanya. Selain itu ungkap Rafiuddin, PKS juga memberlakukan potongan yang cukup tinggi.

Mulai dari 3 hingga 10 persen. ” Jadinya harga makin merosot. Kasihan kami petani kelapa sawit. Harga pembelian murah belum lagi biaya-biaya yang dikeluarkan sangat tinggi untuk produksi,” katanya.

Diketahui, harga pembelian TBS di sejumlah perusahaan kelapa sawit bervariasi. PKS, Di PT Bumi Maju Sawit (BMS) pembelian Rp 2260/kg potongan 8 persen, PT MPA Rp 2240/kg potongan 6 persen, PT TWP 233O/kg potongan 3 persen, PTPN XIV Rp2355/kg, PT Jas Mulia Rp 2160/kg potongan 2 persen, PT SSS Rp 2275/kilogram potongan 7 persen. PT KMP Rp 2160 potongan 2 persen.

” Di PTPN harganya cukup bagus. Namun, pembelian buah petani swadaya sangat terbatas,” katanya. Salah satu yang membuat harga merosot tajam karena pemerintah belum membuka aturan eksport minyak sawit. (adn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *