PALOPO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewajibkan setiap penyelenggara negara untuk melaporkan harta kekayaannya secara periodik.
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) secara elektronik telah dimulai sejak tahun 2017 lalu dan terakhir dilaporkan pada tahun pelaporan 2020 secara online yang dimulai tanggal 1 Januari sampai dengan Maret 2021.
KPK telah mengumumkan jumlah harta kekayaan setiap penyelenggara negara di berbagai daerah, termasuk di kota Palopo. Khusus untuk 25 anggota DPRD Palopo, Ritmee.co.id telah merangkum nilai kekayaan 25 anggota DPRD Palopo sesuai yang dilihat di situs elhkpn.kpk.go.id, Kamis (16/9/2021).
Nama ketua DPRD Palopo, Nurhaeni menjadi yang terkaya dari 25 wakil rakyat. Politisi asal Partai Golkar itu memiliki total harta sebanyak Rp.95.064.292.629 untuk tahun pelaporan 31 Desember 2020.
Nurhaeni memang dikenal pengusaha ternama di kota Palopo sebelum terjun ke dunia politik menggantikan suaminya, Aziz Bustam. Dari total kekayaan tersebut diatas, sebanyak Rp70.207.000.000 merupakan tanah dan bangunan. Termasuk sekolah keperawatan yang dimiliki.
Wakil rakyat dengan harta kekayaan cukup fantastis selanjutnya ialah Ely Niang. Pengusaha perumahan asal PAN itu memiliki harta kekayaan sebanyak Rp.30.930.420.000 per 31 Desember 2020.
Lantas berapa harta kekayaan dua pimpinan DPRD Palopo lainnya?. Wakil ketua I, Abd Salam memiliki harta kekayaan Rp.1.471.651.569. Sementara rekannya, Irvan Rp.3.746.706.643. Harta tersebut dilaporkan pada 31 Desember 2020.
Sementara itu, Harisal A Letif yang mulai menjabat ketua DPRD pada tahun 2016 lalu memiliki harta kekayaan Rp.1.823.494.198 dan kini per 31 Desember 2021 naik menjadi Rp.2.778.723.102.
Politisi Golkar lainnya seperti Steven Hamdani per 31 Desember 2017 memiliki harta kekayaan Rp.4.861.300.000 mengalami penurun pada 31 Desember 2020 sebesar Rp.4.434.000.000.
Rekan Steven, Zubir Surasman pada 31 Desember 2017 tercatat memiliki harta Rp.464.171.485 naik menjadi Rp.691.734.010 pada Desember tahun 2020. Sementara Baharman Supri memiliki harta Rp.3.274.810.022 per 31 Desember 2020.
Anggota DPRD lainnya yakni Efendi Sarapang per 31 Desember 2020 memiliki harta Rp.192.271.535. Sedangkan rekannya di NasDem, Christin Lupita hanya memiliki kekayaan Rp.25.046.622.
Dua kader Demokrat, yakni Cendrana per 31 Desember 2019 memiliki harta Rp.249.602.115 dan berkurang pada 31 Desember 2020 menjadi Rp.103.004.439. Sementara Robert Arelius per 31 Desember 2020 memiliki harta yang cukup berlimpah, Rp.4.801.660.713.
Untuk Fraksi Gerindra, Anggota DPRD dua periode, Budirani Ratu memiliki harta yang naik cukup signifikan. Tahun 2017 Budirani memiliki harta Rp.729.000.000 naik menjadi Rp.3.395.500.000 di Desember 2020.
Rekan Budi, Bogi Harto Tahir saat menjadi caleg 13 Mei 2019 hartanya Rp.628.680.309 dan per 31 Desember 2020 mengalami penurunan menjadi Rp.160.788.903. Untuk satu nama lainnya di Gerindra, yakni Nureny, redaksi Ritmee.co.id tidak menemukan nama tersebut. Kata kunci Nureni juga tidak terbaca dalam sistem.
Lanjut ke duo PKB di DPRD Palopo. Ketua DPC PKB Palopo, Dahri Suli per 31 Desember 2017 sebanyak Rp.538.801.468. Harta anggota DPRD tiga periode itu naik menjadi Rp.902.524.098 di Desember 2020.
Jauh berbeda yang dialami Misbahuddin. Pada 31 Desember 2017 ia tercatat memiliki harta Rp.34.783.900. Sempat naik menjadi Rp.189.125.000 di tahun 2018. Setahun setelahnya (2019) mengalami mines atau berhutang sebesar Rp. -205.721.302. Namun naik kembali di tahun 2020 menjadi Rp.322.363.539.
Selanjutna Herawati Masdin. Politisi PAN itu per 31 Desember 2018 memiliki harta Rp.1.906.796.985 dan turun menjadi Rp.1.359.114.000 di Desember 2020. Sementara rekannya di fraksi NasDem, Darmawati per 31 Desember 2020 memiliki harta Rp.2.103.674.366.
Muh Mahdi asal PPP per 31 Desember 2019 memiliki harta yang cukup melimpah Rp.8.057.580.750 dan naik menjadi Rp.9.034.201.744 per Desember 2020.
Untuk Andi Herman Wahidin per 31 Desember 2017 hartanya tercatat Rp.1.619.000.000 mengalami penurunan menjadi Rp.984.946.884 per 31 Desember 2020. Rekannya di PDIP, Angga Bantu juga mengalami penurunan. Pada 31 Desember 2018, harta Angga Bantu tercatat Rp.912.000.000 turun di 2019 menjadi Rp.629.000.000.
Beda lagi dengan anggota DPRD lainnya asal PDI Perjuangan, Jabir. Politisi asal Latuppa itu memiliki harta Rp.2.003.419.868 31 Desember 2019 dan naik menjadi Rp.2.416.069.474 pada 31 Desember 2020.
Sementara politisi asal Hanura, Aris Munandar 31 Desember 2020 juga tercatat memiliki harta miliaran, yakni Rp.3.937.754.522. Dan terakhir Megawati. Politisi asal PKS itu memiliki harta Rp.1.356.753.627 per 31 Desember 2017 dan naik menjadi Rp.1.650.599.306 di Desember 2020. (asm)