Usai Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan, Bupati Luwu Serahkan Piagam Penghargaan ke Inovator Program Peningkatan Layanan Masyarakat

Bupati Luwu, Basmin Mattayang pada upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 yang dilaksanakan di lapangan Andi Djemma, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kamis (17/08/2023).

BELOPA- Pemenang lomba inovasi daerah antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Puskesmas se Kabupaten Luwu tahun 2023 menerima piagam penghargaan dan hadiah dari Bupati Luwu, Basmin Mattayang.

Piagam dan hadiah itu diserahkan usai melaksanakan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di lapangan Andi Djemma, Kelurahan senga, Kecamatan Belopa, Kamis (17/08/2023).

Bacaan Lainnya

“Lomba inovasi daerah antar OPD dan Puskesmas ini bertujuan untuk memberikan pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah yang berpedoman pada prinsip peningkatan efisiensi, perbaikan efektif, perbaikan kualitas pelayanan, serta berorientasi kepada kepentingan umum,” terang Bupati Luwu, Basmin Mattayang.

Pada lomba itum RSUD Batara Guru Belopa berhasil meraih juara 1 dengan inovasi “Pangantara Pijampi” (sistem layanan antar obat gratis tanpa perlu antri).

Juara 2 diraih oleh dinas PUTR dengan inovasi “RIDM“ (realtime infrastrukture development monitoring) , dan Juara 3 BKPSDM Luwu dengan inovasi “Sinona“ (sistem informasi non asn).

Untuk tingkat Puskesmas, Juara 1 Puskesmas Larompong dengan inovasi “Laskar ke sorga“ (Larompong Sehat Karena Kesehatan Olahraga).

Juara 2 Puskesmas Walenrang Timur dengan inovasi “Gerakan Daring Bikatkur“ (Sadar Stunting Bina Kader Agar Tepat Ukur) dan Juara 3 Puskesmas Barana Belopa Utara dengan inovasi “Mekar” (Media Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut melalui Banner).

Direktur RSUD Batara Guru, dr. Daud Mustakim menjelaskan, Inovasi “Pangantara Pijampi” (sistem layanan antar obat gratis tanpa perlu antri) yang memberikan layanan cepat dan mudah kepada pasien.

“Tujuan dari Pengantara Pijampi ini yaitu untuk mengurai antrian di ruang tunggu rumah sakit,” katanya.

Selama ini, lanjut dr. Daud Mustakim pasien harus antri menunggu untuk melakukan pengambilan obat, namun dengan adanya inovasi ini, pasien bisa langsung pulang.

“Setelah melakukan pemeriksaan dan konsultasi di poliklinik, pasien yang tadinya harus antri untuk mengambil obat sekarang sudah bisa langsung pulang dan tidak perlu lagi mengantri. Siste mini disiapkan untuk melayani resep obat pasien di unit instalasi farmasi rawat jalan dan instalasi rawat inap,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Luwu juga menyerahkan piagam penghargaan kepada anggota satlinmas atas pengabdian kepada negara dan pemerintah dengan penuh kesetiaan, kejujuran dan displin dalam membantu penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban serta perlindungan masyarakat di desa secara terus menerus paling singkat 10 tahun dan 20 tahun. Kemudian dilanjutkan penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan untuk ahli waris korpri, non asn, petugas keagamaan, dan aparat desa.(rls/fit)































Pos terkait