DaerahHeadlineKesehatanSulsel

RS Regional di Kecamatan Bua Masuki Tahap Penetapan Pemenang Tender, Anggaran Mencapai Rp.250 Miliar

×

RS Regional di Kecamatan Bua Masuki Tahap Penetapan Pemenang Tender, Anggaran Mencapai Rp.250 Miliar

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 02 11 at 21.36.58
Ilustrasi RS Regional. (ft/ist)
6 / 100 Skor SEO

MAKASSAR- Pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional yang rencananya akan dibangun di Kecmatan Bua, Kabupaten Luwu kini memasuki tahap penetapan pemenang, Jumat (20/02/2026).

Pembangunan rumah sakit ini diketahui bagian dari skema Multi Years Project (MYP) tahun 2025-2027. Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), tercatat sebanyak 74 peserta tender yang pengerjaan fisik dari rumah sakit regional di Kecamatan Bua itu ditargetkan akan terealisasi tahun ini (2026).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Evi Mustikawati Arifin mengungkapkan bahwa, proses pembangunan RS Regional saat ini sudah berjalan sesuai perencanaan dan dilakukan secara bertahap serta komprehensif.

“Sejauh ini kami telah melaksanakan proses perencanaan secara menyeluruh, mulai dari penyususnan Feasibility Study (FS), dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), hingga penyiapan Manajemen Konstruksi,” ungkapnya.

Dalam dokumen lingkup pekerjaan, lanjut Evi, penyedia jasa konstruksi nantinya bertanggung jawab mulai dari pekerjaan persiapan, penyususnan master plan rumah sakit, pembuatan Detailed Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), perhitungan teknis, hingga penyusunan rencana kerja dan syarat-syarat (RKS).

“Skema Design and Build juga diterapkan pada proyek MYP lainnya, seperti preservasi jalan dan rehabilitasi irigasi. Dengan  metode tersebut, pembangunan fisik RS Regional ini ditargetkan akan dimulai tahun ini. Untuk metode Design and Build kini sedang dalam proses tender,” bebernya.

Menurut Evi, dengan skema tersebut, pembangunan fisik RS Regional direncanakan akan dimulai tahun ini juga. RS tersebut dibanguan sebagai upaya pemerataan layanan kesehatan rujukan di Sulawesi Selatan, khususnya di Luwu Raya.

“Tujuan utama dari pembangunan RS Regional ini yaitu memperluas akses layanan rujukan masyarakat Luwu Raya dan daerah sekitarnya serta mengurangi beban rujukan pasien ke Kota Makassar,” terangnya.

Pembangunan RS Regional ini kata dia, diperkirakan mencapai Rp250 miliar. Anggaran ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pembangunan fisik, hingga pengadaan alat kesehatan berstandar nasional.

“Sementara untuk pengerjaan fisik RS Regional ini membutuhkan anggaran sekitar Rp.175 miliar. Anggaran ini kami rancang untuk memastikan rumah sakit yang dibangun benar-benar memenuhi standar pelayanan kesehatan nasional, sekaligus mampu menjawab kebutuhan layanan rujukan di kawasan Luwu Raya,” terang dr. Evi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Evi Mustikawati Arifin juga menjelaskan bahwa, RS Regional yang akan dibangun di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu ditargetkan menjadi rumah sakit rujukan di kawasan Luwu Raya dengan pelayanan spesialistik dan subspensialistik lengkap.

“Antara lain meliputi Penyakit Dalam, Kebidanan dan Kandungan, Anka, Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Hipertensi, Uronefrologi, THT, serta Mata. Rumah sakit ini juga akan dilengkapi fasilitas penunjang modern, seperti rawat jalan dan poliklinik, Instalasi Gawat Darurat (IGD), bedah sentral, layanan jantung terpadu, layanan ibu dan anak NICU, rehabilitasi medic, rediologi (X-ray dan CT Scan), laboratorium terpadu, hingga layanan farmasi dan gizi,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dr. Evi, RS Regional di Kecamatan Bua ini nantinya akan mendapat fasilitas intensif seperti ICU, HCU, PICU, One Day Care (ODC), Medical Check Up (MCU), kosmetik medic, serta layanan telemedicine.

“Insya alah ditargetkan dapat rampung dan mulai dioperasikan setelah masa kontrak berakhir,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *