HeadlineNasionalSulsel

Lestarikan Tradisi dan Budaya, PT Vale Promosikan Anyaman Teduhu dan Sampa Konao dari Luwu Timur

×

Lestarikan Tradisi dan Budaya, PT Vale Promosikan Anyaman Teduhu dan Sampa Konao dari Luwu Timur

Sebarkan artikel ini
IMG 20260711 WA0178 768x512 1 e1783839588887
Booth PT Vale Indonesia Tbk yang memamerkan anyaman teduhu dan sampa konao dalam ajang pameran yang berlangsung pada 9-11 Juli 2026 di Trans Studio Mall Makassar.
55 / 100 Skor SEO

MAKASSAR- PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali mewujudkan komitmennya dalam mendorong kemandirian masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya lokal melalui Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/07/2026).

Head of External Relations Regional and Growth PT Vale Indonesia, Endra Kusuma mengatakan bahwa keikutsertaan dalam HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas kali ini merupakan wujud komitmen Perusahaan dalam memperkuat daya saing UMKM binaan melalui promosi pada ajang berskala nasional.

“Tujuan kami mendukung kegiatan ini ialah agar masyarakat binaan semakin mandiri secara ekonomi, usahanya berkelanjutan, dan produk-produk lokal mereka semakin dikenal, bukan hanya di tingkat daerah, namun juga di tingkat nasional,” ujar Endra di sela-sela pameran.

Endra menjelaskan bahwa, pendampingan kepada UMKM oleh PT Vale dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan sarana pendukung usaha hingga penguatan kapasitas pelaku usaha.

“Berbagai pelatihan rutin juga diselenggarakan, mencakup manajemen usaha, pemasaran, proses produksi, pengembangan kualitas produk, hingga strategi branding dengan menghadirkan narasumber berpengalaman dari tingkat nasional,” terangnya.

Selain peningkatan kapasitas lanjut Endra, Perusahaan juga terus memperluas akses promosi bagi UMKM binaan melalui partisipasi pada berbagai pameran, termasuk bersama Kementerian ESDM.

“Serta menghadirkan UMKM Galeri sebagai etalase permanen produk-produk binaan di sejumlah lokasi,” ungkapnya.

Menurut Endra, anyaman teduhu dipilih sebagai salah satu produk yang ditampilkan sebab memiliki nilai budaya yang kuat sekaligus menghadapi tantangan regenerasi pengrajin.

“Dulu, pengrajin anyaman teduhu ini cukup banyak, namun sekarang mulai berkurang karena generasi muda kurang tertarik. Oleh sebab itu, kami melakukan pelatihan kepada anak-anak muda agar keterampilan ini tidak terputus dan tetap lestari,” ujarnya.

Endra juga mengatakan bahwa, upaya yang dilakukan oleh Perusahaan dengan memberikan pembinaan mulai menunjukkan hasil. Sejumlah produk UMKM binaan telah tampil dalam berbagai pameran tingkat provinsi maupun nasional, termasuk di Jakarta.

“Saat ini, sekitar lima hingga 10 UMKM binaan telah berhasil memperluas jangkauan pemasarannya hingga tingkat provinsi, dengan sektor makanan dan minuman masih menjadi kontributor terbesar,” katanya.

Di sela-sela pameran itu, Endra juga mengungkapkan bahwa, sebagai bagian dari strategi penguatan pasar, PT Vale juga memanfaatkan produk UMKM binaan sebagai suvenir resmi bagi tamu dan mitra.

“Langkah ini diharapkan mampu mengingatkan eksposur produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Luwu Timur. Di mana kehadiran produk-produk UMKM lokal ini merupakan bagian dari implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan Perusahaan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

“Melalui program ini, PT Vale tidak hanya mendukung peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat di wilayah operasional, namun juga memastikan potensi budaya lokal memiliki ruang untuk berkembang dan memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha,” tambah Endra.

Endra menambahkan, bahwa PT Vale tidak hanya berpartisipasi dalam pameran, Perusahaan juga mendukung rangkaian kegiatan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas 2026 melalui kegiatan Jalan Sehat Anti Mager yang digelar pada Sabtu (11/07/2026).

Adapun titik strar jalan sehat anti mager itu yakni Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan. Partisipasi PT Vale itu mencerminkan dukungan Perusahaan terhadap kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan pembangunan ekonomi yang inklusif.

Pameran yang berlangsung pada 9-11 Juli 2026 di Trans Studio Mall Makassar itu, PT Vale menghadirkan kriya unggulan hasil karya UMKM binaan, yakni anyaman teduhu dari Desa Nuha dan Sampa Konao dari Desa Matano.

Pemilihan produk unggulan pengrajin dan UMKM binaan oleh PT Vale sebagai upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Luwu Timur kepada masyarakat luas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *