LUWU- Dinilai hadirkan ruang partisipasi bagi masyarakat di kawasan lingkar tambang, Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu mengapresiasi langkah PT Masmindo Dwi Area menghadirkan Forum Desa (FORDES) MATAPPA, Minggu (12/07/2026).
Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Wabup Luwu saat menghadiri peluncuran FORDES MATAPPA dalam momen perayaan HUT ke-67 Kabupaten Luwu pada Sabtu 11 Juli 2026 malam.
“FORDES MATAPPA ini menjadi media yang efektif untuk menyerap berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan hingga persoalan yang dihadapi masyarakat di 21 desa dan kelurahan yang bergabung di dalamnya,” ucap Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu.
Di momentum peluncuran itu, Dhevy meminta para pengurus yang telah dikukuhkan mampu menjadi garda terdepan dalam menampung aspirasi warga di wilayah masing-masing, sekaligus menjalankan tiga pilar program yang telah disusun.
“Program Jaga Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa ini harus benar-benar dijalankan. Program ini membantu meringankan tugas pemerintah maupun aparat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kami melihat PT Masmindo terus menjaga silaturahmi dengan pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin mengatakan bahwa, FORDES MATAPPA lahir dari semangat kolaborasi tiga unsur yakni pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
“Pemerintah sendiri memiliki peran yaitu memberikan kepastian regulasi, perusahaan menjalankan investasi sesuai ketentuan yang berlaku, sementara masyarakat menjadi mitra aktif dalam mengawal Pembangunan,” katanya.
Senada dengan Wakil Bupati Luwu, Ketua Pokja Luwu juga berharap FORDES MATAPPA dapat menjadi garda terdepan dalam menghubungkan masyarakat dengan perusahaan dan pemerintah.
“Investasi yang masuk harus memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.
Sementara Direktur PT Masmindo Dwi Area, Erlangga Gaffar menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan pertambangan tidak hanya diukur dari aspek operasional.
“Namun juga dari kemampuan perusahaan menjaga keseimbangan antara lingkungan, sosial, dan tata Kelola perusahaan yang baik,” kata Erlangga Gaffar.
Dikesempatan itu, Erlangga Gaffar juga menjelaskan, kehadiran FORDES MATAPPA menjadi bagian dari komitmen PT Masmindo Dwi Area untuk membangun mekanisme komunikasi yang terbuka serta responsif terhadap berbagai masukan dari masyarakat.
“Bagi kami, menambang tidak dapat dilakukan dengan sembarangan. Kami harus memastikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola berjalan dengan baik. Dengan kehadiran FORDES MATAPAA ini merupakan komitmen kami untuk mendengar setiap masukan dari masyarakat sekaligus memperkuat hubungan yang telah terjalin,” ungkapnya.
“Melalui FORDES MATAPPA ini, PT Masmindo berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat terus terbangun secara berkelanjutan,” tambah Erlangga.
Menurut Erlangga, dengan adanya FORDES MATAPPA, investasi yang berkembang di Kabupaten Luwu dapat berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat serta mendukung kemajuan desa-desa di wilayah lingkar tambang.
“Perusahaan terus berkomitmen membangun hubungan yang inklusif dengan masyarakat melalui forum ini dan menjadikannya wadah kolaborasi dengan melibatkan sekitar 300 perwakilan masyarakat dari 21 desa dan kelurahan di wilayah lingkat tambang di Kecamatan Latimojong,” tandasnya.
Adapun tiga pilar utama yang diusung FORDES MATAPPA yakni Jaga Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa.
Tiga program tersebut dirancang untuk memperkuat stabilitas sosial, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong pembangunan yang selasar dengan prinsip keberlanjutan. (*)












