LUWU- Pemerintah Daerah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 Tahun 2026 di Ruang Sidang DPRD, Sabtu (04/07/2026).
Rapat paripurna itu menjadi momentum refleksi atas perjalanan pembangunan Kabupaten Luwu selama 67 tahun sebagai daerah otonom, sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus mendorong kemajuan daerah.
Bupati Luwu, Patahudding dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Jadi Kabupaten Luwu sebagai momentum untuk mensyukuri setiap capaian pembangunan sekaligus memperkuat tekad dalam melanjutkan pembangunan yang lebih maju dan merata.
“Sekitar 67 tahun lalu, Kabupaten Luwu berdiri menjadi daerah otonom dengan harapan besar agar pemerintah semakin dekat dengan masyarakat dan pembangunan dapat menjangkau seluruh pelosok wilayah,” katanya.
Hari jadi Luwu ini, lanjut Bupati, bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah, namun menjadi momentum untuk mensyukuri setiap keberhasilan pembangunan yang telah dicapai.
“Serta meneguhkan komitmen bersama melangkah menuju masa depan Kabupaten Luwu yang lebih baik, maju, mandiri, dan berkarakter,” ujar Patahudding.
Sementara, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman yang juga hadir dalam Sidang Paripurna itu menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar di Kabupaten Luwu.
“Salah satu program strategis yang pemerintah Provinsi Sulsel yakni rencana pembangunan rumah sakit regional yang nantinya akan melayani masyarakat di kawasan Luwu Raya,” tegasnya.
Gubernur Sulsel menjelaskan bahwa, penetapan Kabupaten Luwu sebagai lokasi pembangunan dilakukan setelah melalui kajian menyeluruh terhadap pergerakan sektor pelayanan, aksesibilitas, serta kebutuhan masyarakat di kawasan Luwu Raya.
“Hasil kajian ini kemudian menjadi dasar penetapan Kabupaten Luwu sebagai lokasi pembangunan rumah sakit regional yang diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkap Andi Sudirman.
Di kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyerahkan berbagai bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu dan masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan daerah.
Adapun bantuan yang diserahkan yakni 10 unit Rumah Layak Huni senilai Rp20 juta untuk masing-masing penerima, bantuan pembangunan Masjid Babussalam Kecamatan Bajo senilai RP50 juta, bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp10 miliar, bantuan bibit durian, serta bantuan traktor untuk mendukung sektor pertanian.
Sebelum menghadiri Sidang Paripurna, Gubernur Sulawesi Selatan juga menandatangani 13 prasasti sebagai tanda diresmikannya pembangunan dan rehabilitasi Gedung SMA dan SMK di Kabupaten Luwu sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 tahun ini, mengusung tema “Maju, Mandiri, dan Berkarakter”. Tema itu diusung sebagai bentuk tekad bersama membangun Kabupaten Luwu yang semakin berkembang, berdaya saing, dan tetap berlandaskan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal.
Momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu itu juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, daerah, DPRD serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu. (*)












