MAKASSAR- Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Kunjungan Kerja Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Provinsi Sulawesi Selatan, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu berkomitmen mendukung penguatan program Sekolah Rakyat khususnya di Kabupaten Luwu, Rabu (16/09/2026).
Rapat koordinasi yang dilaksanakan di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel pada Selasa 15 September 2026 itu, juga dirangkaikan dengan penguatan perlindungan sosial.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulsel dalam mendukung Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan antar generasi.
“Sulawesi Selatan menjadi salah satu daerah dengan pembangunan Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia. Saat ini terdapat sembilan titik pembangunan yang hampir rampung dengan nilai investasi secara keseluruhan mencapai kurang lebih Rp2 triliun” kata Gubernur Sulsel.
Dukungan pemerintah kata Andi Sudirman, tidak hanya dalam menyediakan lahan, namun juga diarahkan untuk memastikan kelangsungan program serta pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama jajaran itu juga melibatkan pemerintah darah. Dalam kesempatan itu Gus Ipul menekankan pentingnya kolaborasi antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program perlindungan dan pemberdayaan sosial.
“Penanganan kemiskinan dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yakni bantuan sosial dan subsidi untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, program pemberdayaan sosial untuk meningkatkan pendapatan keluarga, serta program Sekolah Rakyat sebagai upaya memutuskan rantai kemiskinan antar generasi,” tegas Gus Ipul
Program Sekolah Rakyat sendiri, kata Gus Ipul, dirancang secara terintegrasi dengan memberikan akses pendidikan dan menyediakan kebutuhan dasar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi bagi orang tua mereka.
Program Sekolah Rakyat dirancang secara terintegrasi dengan memberikan akses pendidikan dan menyediakan kebutuhan dasar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi bagi orang tua mereka.
“Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan semakin memperkuat kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung program pemerintah pusat sekaligus menyukseskan rangkaian kunjungan kerja Presiden RI di Sulawesi Selatan,” tandas Mensos RI.
Sementara kehadiran Wakil Bupati Luwu dalam rapat tesebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah Kabupaten Luwu untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Sulsel khususnya dalam pelaksanaan program perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Andi Ina Kartika Dewi, unsur Forkopimda Sulsel, Asops Kodam, para kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sulawesi Selatan jajaran OPD, instansi vertikal, peserta Sekolah Rakyat, serta para undangan lainnya. (*)












