BisnisIndustriNasional

Astamaops Kapolri Tegaskan Dukungan MIND ID PT Vale Tbk di Blok Pomalaa

×

Astamaops Kapolri Tegaskan Dukungan MIND ID PT Vale Tbk di Blok Pomalaa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260805 WA0062 e1786087707260
Komisaris MIND ID sekaligus Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran saat berkunjung di di kawasan proyek PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Selasa 4 Agustus 2026.
62 / 100 Skor SEO

POMALAA- Komisaris MIND ID sekaligus Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran kembali menegaskan dukungan penuh Mining Industry Indonesia (MIND ID), Jumat (07/08/2026).

Hal itu ditegaskan melalui kunjungan kerja Komisaris MIND ID bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin di kawasan proyek PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Selasa 4 Agustus 2026.

Dalam kunjungan lapangan itu, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran menegaskan, pentingnya menjaga iklim investasu yang aman dan kondusif dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.

“Holding tentu akan maksimal dalam mendukung anak holding PT Vale. Ada (muncul) persoalan-persoalan riak sosial itu kita lakukan rapat di Jakarta, lalu melakukan peninjauan situasi aktual di lapangan dengan mengajak serta Forkopimda, Polda, Kodam, Bupati, dan kejaksaan,” katanya.

Harapannya, lanjut Komjen Pol Fadil semua persoalan dapat diselesaikan dengan sinergi tanpa meninggalkan masyarakat.

“Jadi kita ingin kawasan industri ini maju, masyarakat maju, dan alam tetap lestasi,” ujarnya.

Selain itu, Komjen Pol Fadil Imran juga menyoroti dampak berganda yang telah tumbuh seiring dengan perkembangan kawasan industri di Kolaka.

“Aktivitas ekonomi di sektor transportasi, kuliner, perhotelan, pariwisata, serta penyerapan tenaga kerja juga menjadi bagian dari manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dan daerah,” ungkapnya.

Pernyataan Komisaris Komjen Pol Mohammad Fadil Imran itu menegaskan dukungan penuh MIND ID terhadap keberlanjutan PT Vale di Pomalaa sekaligus pentingnya membangun iklim investasi yang memberikan kepastian bagi pelaku usaha, manfaat bagi masyarakat, serta perlindungan terhadap lingkungan.

Dukungan tersebut juga menegaskan bahwa, keberlanjutan oembangunan PSN Blok Pomalaa membutuhkan kepastian hukum, keamanan, koordinasi yang kuat, serta ruang dialog yang konstruktif.

Dalam menghadapi berbagai potensi hambatan operasional, termasuk gangguan terhadap akses dan jalur logistic vital, seluruh pihak berkomitmen memastikan penanganan dilakukan secara tegas, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan aset strategis, keselamatan pekerja, dan masyarakat, serta kepastian investasi di kawasan PSN.

Kehadiran MIND ID bersama pemerintah daerah, TNI, POlri, Kejaksaan, PT Vale, mitra proyek, dan pemangku kepentingan lainnya menujukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan, kepastian hukum, kelancaran operasional, serta keberlanjutan pembangunan PSN Blok Pomalaa.

Sinergi itu juga menegaskan bahwa, setiap dinamika sosial, hukum, maupun operasional yang muncul di sekitar kawasan proyek perlu diselesaikan melalui dialog, koordinasi, dan mekanisme yang transparan serta berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan investasi, perlindungan hak masyarakat, kepastian hukum, dan kelestarian lingkungan.

Sebagai bagian dari agenda strategis hilirisasi mineral nasional, IGP Pomalaa dikembangkan untuk memperkuat nilai tambah sumber daya mineral Indonesia sekaligus mendukung posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik.

Di Blok Pomalaa, PT Vale bersama mitra globalnya membentuk perusahaan patungan PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI) untuk membangun fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) di kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industri Park (IPIP).

Fasilitas itu dirancang untuk menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan estimasi kapasitas produksi tahunan sekitar 120.000 ton nikel dan sekitar 15.000 ton kobalt yang terkandung dalam MHP.

Dimana produk tersebut merupakan bahan baku penting dalam pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik global.

Melalui pengembangan proyek ini, PT Vale tidak hanya mendukung agenda hilirisasi nasional, namun juga mendorong tumbuhnya ekosistem industri baru, peningkatan aktivitas ekonomi daerah, pengembangan kapasitas tenaga kerja, serta terbukanya peluang uaha bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Kunjungan yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, serta para pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas kelembagaan untuk memastikan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PNS) Blok Pomalaa berjalan aman, kondusif, patuh terhadap hukum, berkelanjutan, serta mampu menghadirkan nilai tambah bagi Indonesia dan masyarakat setempat.

Kunjungan ini sekaligus mencerminkan komitmen MIND ID sebagai holding industri pertambangan Indonesia untuk mengawal dan mendukung pengembangan proyek strategis PT Vale sebagai bagian dari agenda hilirisasi mineral nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran hadir bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, jajaran manajemen PT Vale, antara lain Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer Budiawansyah dan Chied Project Officer Muhammad Asril, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Turut hadir Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Hirmawan Bayu Aji, Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Bupati Kolaka, H. Amri, Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha, Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto serta Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Sugeng Riyanta. (*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *