HeadlineLingkungan HidupSulsel

Daerah Kena Bencana, Pemprov Sulsel Biayai Perbaikan Infrastruktur

×

Daerah Kena Bencana, Pemprov Sulsel Biayai Perbaikan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
6c33daac dcf8 4798 aa1c 2f4416ab729d

MAKASSAR — Empat daerah di Sulawesi Selatan yakni Kabupaten Barru, Kota Parepare, Kabupaten Sidrap dan Soppeng, terkena dampak cuaca ekstrim pada awal Januari tahun ini. Sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan.

Senin, 13 Januari 2020, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengunjungi beberapa titik di daerah tersebut. Ia pun meminta pemerintah daerah masing-masing untuk mendata warga dan juga kerusakan yang terjadi.

Bantuan diberikan dari dana kontijensi darurat bencana dan juga akan diberikan melalui bantuan keuangan daerah untuk infrastruktur yang rusak.

“Khusus untuk fasilitas pemerintah, seperti jembatan gantung, pasar dan sebagainya. Itu akan kita berikan bantuan keuangan daerah. Untuk menyelesaikan semua infrastruktur supaya bisa dipulihkan cepat hingga masyarakat bisa memanfaatkannya kembali,” kata Nurdin Abdullah di Barru.

Kepala Dinas PUPR Sulsel, Prof. Rudy Djamaluddin mengatakan terkait bencana menjadi tanggung jawab bersama. Soal infrastruktur, PUPR akan melakukan koordinasi dengan pihak Balai Besar Pompengan, termasuk apa yang menjadi kewenangnya misalnya aliran sungai.

“Kewenangan kita akan kita tindak lanjuti, sudah ada beberapa catatan Pak Gubernur instruksikan untuk ditindaklanjuti. Seperti di Barru, ada jembatan penyebrangan orang yang hanyut. Itu akan kita redesain,” sebutnya.

Sedangkan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah, Edi Junaedi menyampaikan terkait bencana yang terjadi Gubernur telah meminta agar pemerintah kabupaten/kota untuk menyalurkan bantuan. Persoalan bantuan menjadi tanggungjawab bersama.

“Pemprov dan Pemda/Pemkot berkolaborasi. Kita di Pemprov ada dua komponen pembiayaan yang bisa kota salurkan. Pertama, bantuan sosial, kedua belanja tidak terduga atau dana kontijensi,” jelasnya.

Itu pihak Pemprov telah berkoordinasi dengan pihak daerah untuk menugaskan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah masing-masing ke Pemprov untuk melakukan koordinasi untuk pencairan. “Kita punya dana kontijensi Sulsel sebesar Rp20 miliar,” sebutnya.(rls/adn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *