LUWU- Sejumlah kelompok pemuda di wilayah Walenrang-Lamasi (Walmas) sepakat mengikrarkan perdamaian dan menyudahi selisih paham. Deklarasi damai itu digelar di Aula Kantor Camat Walenrang dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Senin (14/09/2026).
Muh. Dhevy dalam yang dikonfirmasi mengatakan bahwa, kelompok pemuda dari empat sekolah menegah atas/kejuaran yang terindikasi melakukan tauran di wilayah Walmas hari ini sepakat untuk berdamai.
“Alhamdulillah, semua pihak sepakat untuk menyudahi kesalahpahaman dan berdamai yang beberapa waktu lalu memantik tauran antar kelompok pemuda dari empat sekolah di wilayah Walmas,” kata Wakil Bupati Luwu.
Selain itu, lanjut Dhevy Bijak, semua yang terlibat tawuran juga berkomitmen untuk tidak lagi melakukan aksi serupa, baik itu melakukan kekerasan, saling memprovokasi baik di media sosial atau yang lainnya.
“Di hadapan para orang tua mereka, kepala sekolah, pihak kepolisian, TNI, forkopimda dan forkocam, kelompok pemuda ini mendeklarasikan perdamaian dan berkomitmen untuk tidak mudah terpancing provokasi,” ucapnya.
“Setelah perdamaian ini dideklarasikan, dan ketika kedepannya masih terjadi tawuran maka tidak ada lagi yang namanya mediasi, semua yang terlibat tawuran akan beberurusan dengan pihak kepolisian, sebagai konsekuensi dari perbuatan mereka,” tambah Wakil Bupati Luwu.
Terakhir, Dhevy Bijak juga mengajak seluruh elemen masyarakat Walenrang-Lamasi (Walmas) untuk menjaga dan saling merangkul demi terwujudnya kondusifitas kantibmas serta gotong royong dalam mewujudkan pembangunan di wilayah Walmas.
Adapun kelompok yang berkomitmen dalam perdamaian itu ialah kelompok pemuda dari SMKN 3 Luwu, SMKN 4 Luwu SMAN 2 Luwu, SMAN 6 Luwu, dan SMA PGRI Nusa Bakti.
Ikrar perdamaian itu juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kapolres Luwu, Danramil, Kapolsek Walenrang, Kapolsek Lamasi, Camat se-Walmas, Kasatpol PP, orang tua siswa dari empat sekolah serta Kepala Sekolah. (*)












