LUWU- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan akan melankutkan revitalisasi Sungai Suli di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu sebagai Upaya mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kawasan tersebut, Senin (06/07/2026).
Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 yang dilaksanakan di Kantor DPRD Luwu, Sabtu (04/07/2026).
“Revitalisasi Sungai Suli menjadi salah satu program prioritas yang akan dituntaskan pada tahun ini,” tegas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Menurut Gubernur, sebagaian pekerjaan revitalisasi Sungai Suli itu telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, sementara sisa pengerjaannya yakni sepanjang 5kilometer akan dilanjutkan setelah proses pengukuran rampung.
“Tahun kemarin sudah dikerjakan Sebagian, dan tahun ini akan kita lanjutkan sehingga tuntas, pengukuran juga sudah dilakukan,” ungkapnya.
Terkait kondisi masyarakat di Kecamatan Suli, Andi Sudirman mengaku secara langsung memahaminya, ia juga mengaku sempat turun ke lokasi untuk melihat dampak banjir yang dirasakan warga setempat bersama anggota DPRD Provinsi Sulsel, Fadriaty Asmaun.
“Revitalisasi Sungai Suli ini harus dituntaskan, saya sudah melihat langsung kondisi dan penderitaan masyarakat Suli saat banjir,” ucapnya.
Selain membaca penanganan banjir melalui revitalisasi Sungai Suli, Gubernur Sulsel juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat Pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar di Kabupaten Luwu.
“Salah satu program strategis yang akan dilaksanakan yakni pembangunan rumah sakit regional di Kabupaten Luwu yang nantinya akan melayani masyarakat se-Luwu Raya. Penempatan Kabupaten Luwu sebagai lokasi Pembangunan rumah sakit ini dilakukan berdasarkan hasil kajian menyeluruh terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan, aksesibilitas, serta pergerakan masyarakat di kawasan tersebut,” tarangnya.
“Hasil kajian secara mendalam terhadap sektor di wilayah Luwu yang menjadi dasar penetapan Kabupaten Luwu sebagai rumah sakit regional diharapkan mampu meningkatkan pelayanan masyarakat,” tambah Andi Sudirman Sulaiman.
Dikesempatan itu, Pemerintah Sulawesi Selatan juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu dan masyarakat. Bantuan tersebut meliputi 10 unit Rumah Layak Huni senilai Rp20 juta untuk masing-masing penerima, bantuan pembangunan Masjid Babussalam Kecamatan Bajo sebesar Rp50 juta, bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senilai Rp10 miliar, bantuan bibit durian, serta bantuan tractor untuk mendukung sektor pertanian.
Rapat paripurna yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Luwu ke-67 itu juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Macenning Luwu, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sulawesi Selatan, para bupati dan wali kota se-Luwu Raya, Bupati Toraja, Bupati Toraja Utara, para mantan Bupati Luwu, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Luwu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu, kepala OPD Kabupaten Luwu, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 tahun ini mengusung tema “Maju, Mandiri, dan Berkarakter”, yang mencerminkan semangat bersama untuk membangun Kabupaten Luwu menjadi daerah yang semakin maju, berdaya saing, serta tetap berlandaskan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. (*)












