Luwu Utara- Operasi pencarian terhadap Firman (24) oleh Tim SAR Gabungan resmi dihentikan. Penghentian operasi pencarian itu dihentikan setelah korban yang merupakan warga Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (16/06/2026)
Dantim SAR Brimob Batalyon D Pelopor, Aipda Ahmad Sharton mengatakan, korban Firman (24) sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga terseret arus Sungai Rongkong. Pencarian dilakukan selama dua hari.
“Memasuki hari kedua operasi tim SAR Gabungan Personel Batalyon D Pelopor, Basarnas, BPBD Luwu Utara, TNI, relawan, dan masyarkat, resmi dihentikan,” katanya.
Dalam operasi ini, lanjut Ahmad Sharton, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dan penyisiran intensif di sepanjang aliran Sungai Rongkong.
“Korban ditemukan 8 kilometer dari titik awal yakni di wilayah Dusun Rakki-Rakki, Desa Limbong Wara, Kecamatan Malangke. Korban ditemukan mengapung,” ungkapnya.
“Setelah dievakuasi, jenazah korban kemudian di bawah ke Puskesmas Lara untuk kemudian diserahkan ke pihak keluarganya,” tandasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas yang menimpa Firman (24) terjadi pada Sabtu (13/06/2026) sekitar pukul 15.30 Wiita. Sebelum dilaporkan hilang, Firman berusaha menyeberangi Sungai Baebunta yang saat itu mengalami peningkatan debit air.
Namun arus deras Sungai menyebabkan korban terseret hingga masuk ke aliran Sungai Rongkong. Warga yang sempat melihat peristiwa itu berupaya memberikan pertolongan, namun karena arus Sungai deras membuat proses penyelamatan tidak berhasil. (*)












