HeadlineDaerahPemerintahanPendidikan

Pertahankan Fungsi Hutan Simoma, Bupati Luwu Alihkan Rencana Pembangunan Sekolah Nasional Terintegritas ke Belopa

×

Pertahankan Fungsi Hutan Simoma, Bupati Luwu Alihkan Rencana Pembangunan Sekolah Nasional Terintegritas ke Belopa

Sebarkan artikel ini
f843725f 4ace 403b b7a7 bfa812f1809a scaled e1778666654533
Rapat koordinasi lintas sektor rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegritas di Kabupaten Luwu.
53 / 100 Skor SEO

LUWU- Bupati Luwu, Patahudding dengan tegas mempertahankan dan tidak mengalifungsikan Hutan Penelitian Simoma di Desa Tembo’e, Kecamatan Larompong Selatan menjadi Sekolah Nasional Terintegritas, Rabu (13/05/2026).

Dalam rapat koordinasi persiapan sekolah tersebut, Bupati Luwu mengalihkan pembangunan Sekolah Terintegritas ke wilayah Ulo-ulo, Desa Belopa, Kecamatan Belopa yang sebelumnya diusulkan di kawasan hutan lindung dan penelitian Simoma.

“Kawasan hutan Simoma harus tetap dipertahankan dan tidak dialihfungsikan sebab memiliki fungsi penting sebagai hutan penelitian dan kawasan lindung yang keberlanjutannya harus sama-sama kita jaga,” tegasnya.

Dalam rapat yang membahas penyelarasan rencana lintas sektor, kesiapan lahan dan perizinan, pengawasan hukum hingga pengamanan dan ketertiban di tahap aawal operasional sekolah itu, Patahudding mengajak seluruh elemen untuk ikut menjaga kawasan hutan tersebut.

“Kami berharap dukungan semua pihak, termasuk pemerintah dan aktivis lingkungan agar penyerobotan lahan maupun aktivitas yang merusak lingkungan tidak terjadi lagi,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu, lanjut Patahudding, berkomitmen menghadirkan sekolah bertaraf nasional guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

“Demi meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Luwu dan harapan menghadirkan sekolah ini dapat terwujud, kami juga berharap dukungan dari semua pihak,” ucapnya.

Diketahui, sebelumnya, pemerintah Kabupaten Luwu mengusulkan dua alternatif lokasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan skema berbeda.

Lokasi pertama, yaitu di Desa Tembo’e, Kecamatan Larompong Selatan yang merupakan kawasan hutan Simoma. Di lokasi ini Pemkab Luwu mengajukan skema pembangunan baru, sementara lokasi kedua yaitu di Desa Baramamase dengan skema konsolidasi atau penggabungan beberapa sekolah.

Sekadar diinformasikan, Sekolah Nasional Terintegritas merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat di bidang pendidikan yang juga merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah nyata pemerataan akses pendidikan berkualitas di setiap pelosok negeri.

Sasaran utama dari Sekolah Nasional Terintegritas ini yaitu anak-anak berprestasi di setiap kecamatan pada semua kelompok masyarakat atau inklusif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *