LUWU- Menyikapi maraknya kenakalan remaja dan fenomena tawuran antar kelompok pemuda maupun antar desa, Polres Luwu intensifkan berbagai langkah preventif dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Senin (04/05/2026).
Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu mengatakan, melalui sambang, personel Polres Luwu aktif menyasar sejumlah titik kumpul para pemuda untuk memberikan imbauan dan pembinaan secara langsung.
“Petugas mengajak para pemuda agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif, seperti balap liar, tawuran, maupun perkelahian antar kelompok yang tidak memberikan manfaat namun justru merugikan diri sendiri serta orang lain,” katanya.
Selain itu, lanjut Kapolres Luwu, patroli rutin ini akan terus digencarkan disertai dengan penyampaian pesan kamtibmas kepada masyarakat luas, dimana personel yang bertugas menekankan pentingnya peran aktif orang tua, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.
“Dalam mengawasi serta membimbing generasi muda agar tidak terpengaruh dengan hal-hal negatif termasuk pengaruh sosial media dan mengonsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya konflik, diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat tidak hanya orang tua,” ucap AKBP Adnan Pandibu.
Untuk itu, Adnan Pandibu menegaskan bahwa, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama dan berkelanjutan. Menurut Dia, permasalahan tawuran dan kenalakan remaja tidak dapat ditangani sendiri oleh kepolisian.
“Mengatasi tawuran dan kenakalan remaja seperti ini membutuhkan perana akrtif seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tokoh pemuda hingga lingkungan sekitar,” tegas Kapolres Luwu.
“Untuk itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga anakt-anak kita, agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif yang merugikan masa depan mereka,” tambahnya.
AKBP Adnan Pandibu juga menekankan kepada suluruh personel Polres Luwu, khususnya yang melaksanakan piket fungsi Samapta agar terus meningkatkan kegiatan patrol dan sambaing, baik siang maupun malam hari.
“Ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam mencegah potensi gangguan keamanan. Personel di lapangan harus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, sekaligus menjadi pengingat agar generasi muda tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum,” tegasnya lagi.
Terakhir, Kapolres Luwu menyampaikan bahwa, upaya pembinaan yang serupa juga dilakukan melalui dunia pendidikan. Dimana Satuan Lalu Lintas Porles Luwu secara rutin melaksanakan program Police Goes to School dengan memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas sekaligus menyisipkan pesan-pesan kamtibmas kepada para pelajar, agar tidak terlibat dalam aksi perkelahian antar kelompok.
“Dengan berbagai langkah yang ditempuh ini, kami berharap dapat menekan angka kenakalan remaja serta mencegah terjadinya tawuran, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Luwu,” tuturnya.
Terakhir, Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu mengungkapkan bahwa, sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyaraka menurut dia, menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas secara berkelanjutan. (*)












