MOROWALI- Berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di longkar tambang, PT Vale Indonesia Tbk melalui program sosial berkelanjutan menyalurkan anggaran sebesar Rp70 miliar, Senin (13/04/2026).
Investasi besar yang disalurkan oleh PT Vale, menyasar 17 desa di Kecamatan Bahodopi dan Bungku Timur Kabupaten Morowali, dengan berbagai inisiatif yang langsung menyentuh sector pengelolaan sampah, pertanian, pendidikan, dan kesehatan.
Community Development Officer PT Vale IGP Morowali, Salwa Ahmad menjelaskan bahwa, kolaborasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat merupakan salah satu program unggulan perusahaan.
“Hingga Juni 2025, PT Vale telah membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Onepute Jaya yang dikelola oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Valone Jaya. TPS3R ini berhasil mengelola sekitar 37 ton sampah organik, 4 ton sampaj anorganik, dan 141 ribu ton residu,” terangnya.
Selain itu, lanjut Salwa, TPS3R ini juga membeli sampah plastic dari pengepul dan menjadi offtaker sampah organic kepada Pemerintah Desa Onepute Jaya dan PT Vale.
“Program ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Pemerintah Daerah (Dinas Lingkungan Hidup Morowali), Pemerintah Desa Onepute Jaya, Pemerintah Kecamatan Bungku Timur, dan PT Vale yang menunjukkan sinergi positif dalam pengelolaan lingkungan,” bebernya.
Selain pengelolaan sampah, lanjut Salwa, PT Vale bersama Dinas Pertanian Kabuapten Morowali dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tengah juga menjalankan program pertanian organic di beberapa desa seperti Ululere, Kolone, Bahomotefe, Bahomahi, Onepute Jaya, Lele, Unsongi, dan Lahuafu.
“Program ini melibatkan puluhan petani padi serta pegiat herbal dan sayuran yang terlebih dulu dibekali pelatihan hingga mendapatkan sertifikat. Pertanian organik yang dikelola secara profesional ini membuahkan hasil melimpah, dengan petani padi mengahasilkan 5,1 ton per hektare, dan petani sayur menghasilan 5.198 kilogram dari lahan seluas 3.81 hektare di tahun 2024,” ungkapnya.
Disektor Pendidikan dan Peningkatan SDM Lokal, kata Salwa, PT Vale juga telah memberikan perhatian khusus pada sektor ini sebagai upaya membangun sumber daya manusia lokal yang berdaya saing.
“Perseroan disektor ini telah berkontribusi dalam pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, menggelar pendidikan vakasional, pendidikan kesetaraan, serta sosialisasi bahaya naskoba, HIV, minuman keras, dan keselamatan berkendara,” terangnya.
“Untuk mendukung program itu, PT Vale mengadakan capacity building untk angkatan kerja lokal guna memperkuat kompetensi dan peluang kerja masyarakat sekitar,” tambah salwa.
Dalam bidang kesehatan, Salwa menjelaskan bahwa, PT Vale melakukan berbagai aksi nyata demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarkat di wilayah binaan.
“Dimana perusahaan merenovasi Puskesmas Bahomotefe, memberikan hibah dua unit ambulans kepada Pemerintah Kabupaten Morowali, serta bantuan alat kesehatan seperti bed partus set, emergency trolley, kasur pasien rumah sakit, brankar, dan kursi roda,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa, PT Vale juga telah melaksanakan Gerakan Masyarakat Sehat di 13 desa dengan kegiatan senam sehat, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pengenalan makanan sehat.
“Program intervensi spesifik juga dilakukan untuk mengatasi masalah balita stunting dan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), termasuk seminar percepatan penurunan stunting dan pemberian bantuan tambahan makanan,” ucap Salwa Ahmad.
Terakhir, ia menambahkan bahwa, PT Vale juga memfasilitasi pelatihan tenaga medis berupa service excellence dan bimbingan teknis peningkatan kapasitas kader kesehatan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan perseroan.
“Meski demikian, PT Vale Indonesia akan terus berkomitmen untuk bergerak bersama dan berkembang bersama masyarakat Morowali, memastikan semua program sosial bukan sekadar slogan melainkan aksi nyata yang berdampak positif bagi kehidupan masyarakat di sekitar tambang,” tandas
sekadar slogan melainkan aksi nyata yang berdampak positif bagi kehidupan masyarakat di sekitar tambang Community Development Officer PT Vale IGP Morowali, Salwa Ahmad. (*)













