Salat Tarawih Pertama, Pj Bupati Luwu: Pembangunan Perlu Seimbang Antara Fisik, Sosial dan Spiritual

Penjabat (Pj) Bupati Luwu, Muh. Saleh saat memberikan sambutannya sambutan pada makam pertama salat tarawih 1 ramadhan 1445 H di Masjid Agung Belopa, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Senin (11/03/2024) malam.

BELOPA- Penjabat (Pj) Bupati Luwu, Muh. Saleh melaksanakan salat tarawih pertama Ramadhan 1445 H bersama masyarakat di Masjid Agang Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Senin (11/03/2023) malam.

Pj. Bupati Luwu dalam sambutannya mengajak para jemaah agar senantiasa mengucapkan rasa syukur karena Allah SWT memberikan kesempatan bertemu dengan bulan suci ramadhan tahun ini.

Bacaan Lainnya

“Marhaban Yaa Ramadhan, selamat menyambut bulan suci ramadhan, bulan yang penuh Berkah dan Ampunan-Nya. Mari kita terus berusaha memperbaiki kehidupan kita menjadi lebih baik,” katanya.

Bulan Ramadhan, kata Muh. Saleh, sebaiknya dijadikan momentum untuk melakukan introspeksi diri, merencanakan kehidupan yang lebih baik, memperkuat silaturrahim, menjalin kerjasama secara utuh dan holistik.

“Insya Allah dalam beberapa bulan kedepan, saya yang diberikan amanah oleh Presiden untuk mengawal transisi pemerintahan, berusaha sekuat tenaga bersama jajaran dan komponen masyarakat akan melaksanakan agenda pembangunan, baik itu lahiriah maupun spiritual yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu,” lanjutnya.

Menurutnya, pembangunan perlu seimbang antara fisik, sosial dan spiritual. Dalam bidang sosial, masyarakat harus mendapatkan akses layanan yang cepat terutama pelayanan dasar seperti kesehatan, air bersih, lingkungan dan kependudukan.

“Begitu pula bidang spiritual, kita harus terus bergerak menyebarkan ilmu agama, pengentasan buta aksara Al-qur’an melalui kerjasama lembaga-lembaga islam”, ujarnya.

Ramadhan 1445 Hijriah merupakan ramadhan pertama Muh. Saleh dalam kapasitas sebagai Penjabat Bupati Luwu. Tentunya ini menjadi penghargaan bagi dirinya, sehingga pada kesempatan ini bisa menyampaikan ucapan terima kasih atas kebersamaan, bantuan dan partisipasi masyarakat dalam mendukung jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Luwu yang akan datang.

“Jika dalam kebersamaan kita nantinya ada hal-hal yang kurang berkenan, maka saya bersama keluarga menghaturkan permohonan maaf. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan Luwu yang Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur”, tutupnya. (rls/fit)



Pos terkait