Sekda Luwu Buka Diklat Pelatihan PKP Angkatan XIII

Dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerinthan Kabupaten Luwu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), Sabtu (22/07/2023).

MAKASSAR— Sekretaris Daaerah (Sekda) Luwu Sulaiman secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang digelar di kantor Badan Pegawai dan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (22/07/2023).

Atas kerjasama yang selama ini terjalin,, khususnya dalam peningkatan Sumber Daya Manusia aparatur lingkup pemerintahan Kabupaten Luwu, Sulaiman mengucapkan terimaksih dan memberikan penghargaan kepada Kepala BPSDM Sulsel.

Bacaan Lainnya

“Diklat PKP merupakan perubahan nomenklatur Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV angkatan XIII yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi para peserta dan diharapkan mampu menciptakan peningkatan kualitas kinerja sesuai yang diharapkan,” kata Sekda Luwu.

Selain itu, Sulaiman juga mengucapkan selamat kepada para peserta pejabat pengawas yang telah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program pelatihan ini.

“Ini adalah kegiatan sangat strategis. Olehnya itu, ikuti kegiatan ini dengan serius sehingga pada gilirannya memberikan hasil yang terbaik untuk kepentingan masyarakat dan daerah secara holistic,” ujarnya.

Sulaiman yang juga pernah menjabat sebagai Kepala BKPSDM Luwu, juga menjelaskan, bahwa arah pembangunan SDM aparatur ditujukan pada SDM aparatur yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dan praktek KKN dan menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pembangunan SDM juga diharapakan mampu berpartisipasi dengan perubahan global yang sangat dinamis,” sebutnya.

“Saya mengajak para abdi negara menjalin sinergitas penyiapan SDM aparatur kedepan harus diarahkan pada peningkatan daya saing yang komprehensif baik terkait penguatan tehnologi, insfratruktur, dan sistem, maupun penguatan terhadap penguasaan pengetahuan, networking, dan kolaborasi, kunci keberhasilan dan semua unsur tersebut terletak pada kualitas SDM yang akan berperan sebagai penggerak utamanya,” terang Sekda Luwu.

Perubahan mendasar yang saat ini sedang terjadi di dunia yaitu revolusi industri 4.0 dimana teknologi informasi menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan sehari-hari juga membawa pengaruh terhadap pengembangan kompetensi ASN. Perkembangan teknologi informasi mengubah business process.

“Pelatihan Kepemimpinan Pengawas sejatinya bertujuan untuk mengembangkan kompetensi para peserta, dalam rangka memenuhi standar kompetensi manejerial,” sebutnya.

“Capaian akhir dari proses pelatihan ini adalah membentuk seorang pemimpin yang memiliki kompetensi berupa pengetahuan, keterampilan dan prilaku seorang ASN yang dapat diamati, diukur dan dibebankan dalam melaksanakan tugas jabatannya,” tambahnya.

Kompetensi ini biasa disebut kompetensi kepemimpinan yang mana sifatnya melayani bukan dilayani yang pada akhirnya melahirkan akuntabilitas jabatan. PKP ini merupakan starting poin strategis untuk mengembangkan s|kap optimis para ASN.

“Secara individu ASN dituntut untuk memperbaharui wawasan, ilmu pengetahuan dan keterampilan demi melaksanakan pengabdian ditengah peruahan kondisi dunia yang begitu cepat berkembang,” ucap Sulaiman.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi kesempatan emas, sebab kesempatan ini tidak datang kepada semua ASN, melainkan hanya diberikan kepada mereka yang dinilai berpotensi untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang.

“Kompetensi ASN dalam promosi dan pengisian jabatan juga menempatkan pegawaiasn sebagai sebuah profesi yang harus memiliki standar pelayananprofesi, nilai dasar, kode etik dan kode perilaku profesi, pendidikan danpengembangan profesi, serta memiliki organisasi profesi yang dapat menjaganilal-nilai dasar profesi ASN,” kunci Sulaiman.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu, Andi Muhammad Ahkam Basmin mengatakan, diklat PKP Angkatan XIII ini nantinya akan digelar tanggal 20 Juli hingga 30 Oktober 2023 mendatang.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama On Campus selama 31 hari kerja dari tanggal 20 Juli hingga 26 Agustus. Tahap kedua, Off Campus selama 60 hari kalender dari tanggal 27 Agustus sampai dengan 25 Oktober dan Tahap ketiga On Campus selama 5 hari kerja,” bebernya.

“Tanggal 26 Oktober sampai 30 oktober 2023 on campus dilaksanakan di Kampus II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan dan off campus di unit kerja masing-masing peserta,” tutup Ahkam. (rls/fit)































Pos terkait