DaerahPertambangan

Senior Manager MDA Tegaskan Perusahaan Mitra dan Kontraktor Awak Mas Tetap Memprioritaskan Tenaga Kerja Lokal

×

Senior Manager MDA Tegaskan Perusahaan Mitra dan Kontraktor Awak Mas Tetap Memprioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Sebarkan artikel ini
IMG 20260526 WA0002 1 1536x891 1 e1779775703391
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama PT DAVIDI Internasional, Disnakertrans, dan Asosiasi Welder Luwu Raya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait proses perekrutan tenaga kerja lokal.
51 / 100 Skor SEO

LUWU- Pastikan proses rekrumen tenaga kerja berjalan terbuka serta tetap memberikan ruang bagi tenaga kerja lokal, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama PT DAVIDI Internasional di Awak Mas, Kecamatan Latimojong, kembali melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama Asosiasi Welder Luwu Raya, Selasa (26/05/2026).

RDP yang digelar pada Senin (25/05/2026) kemarin membahas tentang rekomendasi dari hasil RDP sebelumnya.

Sekretaris Komisi III DPRD Luwu, Akbar Sunali mengatakan bahwa, perusahaan tersebut telah menindaklanjuti sejumlah rekomendasi hasil RDP, termasuk membuka komunikasi dengan asosiasi welder lokal serta membuka peluang rekrumen baru bagi masyarakat Kabupaten Luwu.

“Menurut saya, biarkan mereka yang sudah ada ini berkeja dulu, sebab mereka sudah terikat kontrak kerja. Yang terpenting sekarang ialah perusahaan tetap membuka ruang dan peluang bagi tenaga lokal,” ujar Akbar Sunali dalam RDP tersebut.

Dikesempatan itu, Manager PT DAVIDI Internasional, Rama HR menjelaskan bahwa, tenaga welder yang saat ini bekerja di site Awak Mas merupakan tenaga existing perusahaan yang dimobilisasi dari proyek lain untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan konstruksi tertentu yang membutuhkan kompetensi khusus.

“Kami menegaskan, dalam operasionalnya peruhasaan juga telah memberdayakan puluhan tenaga lokal pada posisi semi skilled dan non skilled. Ini untuk mendukung pekerjaan proyek di Awak Mas,” terangnya.

Selain itu lanjut Rama, perusahaan juga melibatkan usaha lokal melalui penggunaan jasa katering dan laundry dari masyarakat sekitar.

“Dan sebagai tindak lanjut hasil RDP, PT DAVISI membuka 17 lowongan kerja yang diprioritaskan bagi tenaga kerja lokal Kabupaten Luwu yang terdiri dari 5 posisi welder bersertifikat 6G, 2 scffolger, dan 10 fitter sesuai kebutuhan pekerjaan perusahaan,” ungkapnya.

Sementara perwakilan dari Disnakertrans Luwu, Hendra mengatakan bahwa, informasi yang berkembang terkait isu perekrutan pekerja luar daerah merupakan tenaga kerja exixting perusahaan.

“Statusnya PKWT dari proyek lain sehingga tidak masuk dalam kategori rekrumen baru di Kabupaten Luwu,” terangnya.

Hendra juga menegaskan bahwa, tenaga kerja tambahan di luar posisi welder yang saat ini bekerja di proyek Awak Mas mayoritas tenaga kerja lokal asal Kabupaten Luwu.

“Dari hasil verifikasi kami, isu yang berkembang ini perlu diluruskan, tenaga welder tersebut merupakan existing perusahaan, sementara untuk kebutuhan tenaga kerja lainnya itu mayoritas berasal dari Kabupaten Luwu,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Senior Manager Community Development dan External Relations PT Masmindo Dwi Area, Rahmad Sabang juga menegaskan bahwa, MDA terus mendorong seluruh perusahaan mitra dan kontraktor di bawah Awak Mas memprioritaskan tenaga kerja lokal yang menyesuaikan kebutuhan pekerjaan dan kompetensi yang dibutuhkan.

“MDA sendiri mendorong seluruh perusahaan mitra agar tetap membuka ruang dan peluang seluas-luasnya bagi tenaga kerja lokal, dengan tetap mengedepankan profesionalitas, kompetensi, dan kebutuhan pekerjaan di lapangan,” tegasnya.

Dengan dilaksanakannya RDP tersebut semua pijak diharapkan dapat menjadi ruang penyamaan informasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat terkait kebutuhan tenaga kerja di proyek Awak Mas, sekaligus memastikan peluang bagi tenaga kerja lokal tetap terbuka. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *