LUWU- Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan Sulsel Expo dan Culinary 2026 secara virtual Zoom Meeting, Pemerintah Kabupaten Luwu menjadikan event tersebut sebagai momentum memperkenalkan potensi komoditas daerah sekaligus mendekatkan produk unggulan kepada masyarakat Senin (12/10/2026).
Rakor itu dilaksanakan secara virtual bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dan seluruh kepala daerah atau perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dalam arahannya menjelaskan bahwa, pertemuan ini menjadi wadah koordinasi untuk menyamakan persepsi serta mempersiapkan berbagai kebutuhan daerah dalam pelaksanaan Sulsel Expo dan Culinary 2026.
“Saya mengimbau seluruh kabupaten/kota agar berpartisipasi aktif dengan membawa makanan dan jajanan khas masing-masing daerah. Produk kuliner tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung sekaligus memperkenalkan kekayaan cita rasa dan keunikan kuliner lokal Sulawesi Selatan,” katanya.
Selain produk kuliner, Gubernur Sulsel juga menekankan pentingnya menghadirkan hasil bumi unggulan dari setiap daerah. Menurut Andi Sudirman, berbagai komoditas pertanian dan produk lokal tersebut direncanakan untuk mendukun pelaksaan pasar murah dalam rangkaian kegiatan Expo.
“Upaya ini juga diharapkan dapat memperkenalkan potensi komoditas daerah sekaligus mendapatkan produk unggulan kepada masyarakat,” ucapnya.
Arahan Gubernur Sulsel dalam Rakor tersebut, menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Luwu untuk mempersiapkan komoditas hasil bumi, produk lokal, serta aneka makanan khas yang memiliki nilai ekonomi dan daya tarik bagi masyarakat.
Menurut Pemkab Luwu, partisipasi dalam Sulsel Expo dan Culinery 2026 itu menjadi kesempatan untuk memperluas promosi produk unggulan Luwu agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Selain menyiapkan produk unggulan, setiap pemerintah kabupaten/kota juga diminta mempersiapkan video pendek yang menampilkan berbagai capaian pembangunan dan potensi pariwisata di daerah masing-masing.
Video tersebut direncanakan untuk ditayangkan pada acara pembukaan Sulsel Expo sebagai media informasi dan promosi potensi daerah kepada para pengunjung.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu juga diharapkan dapat mempersiapkan partisipasi secara optimal dalam Expo dan Culinary 2026 tersebut. Baik melalui penyediaan produk kuliner, hasil bumi, maupun materi promosi pembangunan dan pariwisata.
Persiapan itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendukung promosi produk lokal dan pembangunan ekonomi masyarakat.
Sementara pelaksanaan Sulsel Expo dan Culinary 2026 ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan untuk memperkuat kolaborasi, memperluas pemasaran produk unggulan, serta meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata daerah.
Dengan demikian, kegiatan ini bukan sekadar ajang pameran, namun juga sarana memperkenalkan kekayaan potensi daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kegiatan Expo dan Culinary 2026 ini direncanakan akan melibatkan 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Hadir dalam rapat koordinasi tersebut yakni Asisten II Pemerintah Kabupaten Luwu, Erham Lanco, Kepala Bappelitbangda Moh. Arsyal, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Pedagangan (Koperindag) Bustan, serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu, Imran. (*)












