MOROWALI- Mengusung tema “Organik Jiwa Negeri dan Daras Bangsaku”, petani organik dari sejumlah desa di wilayah pemberdayaan PT Vale Indonesia Tbk (“Vale Indonesia” atau “Perusahaan”) bagian dari MIND ID mengikuti Pelatihan Ekologi Tanah dan Pengelolaan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan, Sabtu (24/10/2026).
Pelatihan yang berlangsung pada 16 hingga 20 Oktober 2026 di Desa Ululere, Bungku Timur, Morowali itu diikuti puluhan petani organik. Head of External Regional & Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma mengatakan bahwa, pelatihan ekologi tanah yang dilaksanakan merupakan bagian dari komitmen Vale Indonesia untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.
“Dalam hal ini para petani, sehingga mampu menerapkan praktik pertanian yang sehat dan berkelanjutan. Kami terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat melalui bidang-bidang penting seperti pertanian, ekonomi, pendidikan, serta kesehatan,” katanya.
Lebih lanjut Endra menjelaskan, pelatihan bertema “Organik Jiwa Negeri dan Darah Bangsaku”, merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Vale Indonesia bidang peningkatan pendapatan riil yang dijalankan melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
“Tujuannya adalah untuk memperkuat kapasitas petani melalui pemahaman tentang kesehatan tanah, pengelolaan ekosistem pertanian, serta penerapan budidaya organik yang berkelanjutan,” terangnya.
Melalui pelatihan tersebut, kata Endra, Vale Indonesia ingin memperkuat kapasitas petani agar semakin mandiri dalam mengelola lahan secara produktif dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong keberlanjutan sektor pertanian.
Sementara salah seorang peserta, Hafirudin mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan tersebut. Ia juga mengaku telah menerapkan metode pertanian organik selama kurang lebih dua tahun dan menilai pelatihan tersebut membantu melengkapi pemahamannya dalam mengelola lahan.
“Kurang lebih dua tahun saya sudah menerapkan metode organik ini dalam pertanian, namun belum sempurna. Dan Alhamdulillah melalui pelatihan ini saya dan teman-teman mendapatkan tambahan ilmu. Pemahaman yang sebelumnya kurang tepat menjadi lebih jelas setelah mengikuti pelatihan ini,” ungkapnya.
Menurut Hafirudin, materi yang diberikan tidak hanya menambah wawasan mengenai pertanian organik, namun juga membantu petani memahami kondisi lahan dan menentukan langkah pengelolaan yang lebih tepat.
Para peserta yang mengikuti pelatihan selama lima hari itu, mendapatkan materi tentang ekologi tanah, sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL), teknik pengomposan, hingga praktik budidaya organik.
Mereka juga mengikuti berbagai praktik lapangan, seperti uji tekstur tanah, uji daya kapiler, uji aerasi, pengenalan biota tanah, serta pembuatan kompos dan MOL.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan dapat menerapkan dan membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada petani lain di desa masing-masing. Dengan demikian, praktik pertanian organik yang sehat dan berkelanjutan dapat semakin berkembang di wilayah Morowali.
Tentang Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk (“Vale Indonesia”) merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang telah beroperasi di Indonesia selama 58 tahun atau sejak 1968.
Vale Indonesia adalah anak usaha dari MIND ID, Vale Canada Limited, dan Sumitomo Metal Mining yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan menjalankan operasi pertambangan serta pengolahan nikel di Sorowako Sulawesi Selatan, mengembangkan proyek-proyek pertumbuhan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara untuk mendukung hilirisasi dan penguatan rantai nilai nikel nasional
Vale Indonesia berkomitmen tinggi untuk menjalankan pertambangan yang bertanggung jawab dengan mengintegrasikan aspek keselamatan, lingkungan, sosial, serta tata kelola yang baik dalam kegiatan operasional dan pengembangan perusahaan.
Dengan kapasitas global, kapabilitas operasional serta pemanfaatan teknologi dan energi terbarukan, Vale Indonesia terus berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, pemegang saham, Indonesia, dan dunia. (*)












