LUWU- Viral di sosial media, seorang wanita berinisial FF mengalami penganiayaan disalah satu kafe di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa pada Minggu (15/02/2026) malam.
Dalam video yang beredar, FF dianiaya dengan cara disiram menggunakan air cabai dan rambutnya digunting paksa setelah ditudu sebagai perebut lelaki orang (pelakor) oleh seorang wanita lainnya berinisial ND.
Tidak terima diperlakukan seperti itu, FF selaku korban melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Mapolres Luwu. Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu Robbani yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penganiayaan yang diajukan oleh korban.
“Beberapa jam setelah mengalami penganiayaan, korban kemudian melapor. Saat ini. Kejadiannya sendiri bermula dari kecurigaan ND atas hubungan FF dengan suaminya, hingga mendapat chat sang suami dengan FF melalui pesan WhatsApp,” terangnya, Rabu (18/02/2026).
Karena curiga korban dan suaminya menjalin hubungan, lanjut Iptu Ibnu, ND kemudian mendatangi korban disalah satu kafe.
“Awalnya ND ingin meminta klarifikasi ke FF yang malam itu sedang berada di Kafe. Saat tiba di lokasi, emosi ND memuncak hingga terlibat cekcok dengan FF hingga terjadi penganiayaan terhadap korban (FF),” ungkapnya.
Dari video yang beredar, kata Kasat Reskrim Polres Luwu, FF dianiaya oleh beberapa, namun kita pastikan dulu dengan mengambil keterangan dari korban.
“Beberapa orang lainnya juga diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban berupa memukul, turut menyiram cairan yang bercampur cabai, serta menggunting rambut korban secara paksa. Tapi kita masih menunggu klarifikasi dari korban FF yang saat ini masih berada di Barru,” katanya.
Informasi yang dihimpun, korban FF merupakan biduan dari Pasifik Elekton milik ND dan suaminya. ND menuding FF dituding sebagai selingkuhan dari suaminya.
Dalam video yang viral di berbagai platform sosial media, ND dengan emosi yang memuncak memukul, menendang, menyiram korban menggunakan air cabai hingga menggunting paksa rambut korban.
Saat melakukan penganiayaan itu, ND ditemani oleh beberapa wanita lainnya. Dalam video yang sama, beberapa wanita turut memukul dan memaki korban dengan kalimat tak senonoh. (*)












