LUTRA – Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, secara resmi meluncurkan program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) di Aula Kantor Desa Kamiri, Kecamatan Masamba, Kamis (8/5/2025). Peluncuran ini menjadi langkah awal dimulainya pembinaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data di tingkat desa.
Kepala BPS Luwu Utara, Andi Idiel Fitri, dalam laporannya menjelaskan bahwa Desa Kamiri terpilih sebagai desa binaan BPS RI pada tahun 2025. Penunjukan ini, kata Idiel, membawa tanggung jawab sekaligus peluang besar bagi desa dalam membangun sistem data yang lebih tertata.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh jajaran pemerintah daerah agar program berjalan optimal.
“Pencanangan ini merupakan tahap awal. Selanjutnya akan dilakukan pelatihan bagi aparat desa mulai Mei hingga Juli 2025,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Ariyanto, menekankan bahwa program Desa Cantik memegang peran strategis dalam memperkuat data dari tingkat pemerintahan paling dasar. Menurutnya, arah pembangunan ke depan semakin bergantung pada ketersediaan data akurat yang dimulai dari desa.
“Kami berharap Desa Kamiri dapat meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan data yang berkualitas,” jelasnya. Ia juga mengapresiasi kehadiran langsung Wakil Bupati sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jumail Mappile menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Desa Kamiri sebagai lokasi program. Ia melihat hal ini sebagai peluang berharga bagi desa untuk berkembang dan menjadi rujukan bagi wilayah lain.
“Ini merupakan kebanggaan tersendiri, dan kami optimis Desa Kamiri dapat menjadi inspirasi bagi desa lainnya,” ungkapnya.
Jumail juga menyampaikan harapannya agar program Desa Cantik dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola data di Desa Kamiri sehingga dapat menjadi pelopor di Luwu Utara.
“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih kepada BPS Sulsel atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Kamiri,” tutupnya.
Pelaksanaan program Desa Cantik diharapkan mampu memperkuat fondasi data desa, sehingga ke depan penyusunan kebijakan daerah dapat lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)






