HeadlineDaerahHukum dan Kriminal

Warga Desak Kapolres Luwu AKBP Andrias Buka Suara Soal Kericuhan dan Penertiban PETI Bajo Barat

×

Warga Desak Kapolres Luwu AKBP Andrias Buka Suara Soal Kericuhan dan Penertiban PETI Bajo Barat

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 08 02 at 17.25.58
Tangkapan layar video amatir yang merekam situasi ricuh di Kecamatan Bajo Barat saat penertiban tambang emas ilegal dilakukan oleh personel Polres Luwu.
53 / 100 Skor SEO

LUWU– Kebungkaman Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo terkait penertiban pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Marinding, Kecamatan Bajo Barat memicu kekecewaan warga, Senin (03/08/2026).

Aksi penertiban yang dilakukan beberapa waktu lalu justru berujung ricuh. Video amatir yang beredar menunjukkan suasana malam yang mencekam. Warga berhamburan di jalanan gelap dengan lampu kendaraan menyala dari kejauhan.

Alih-alih memberi kejelasan, hingga kini Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi media melalui telepon dan pesan WA juga belum mendapat respons.

“Pak Kapolres, kami butuh kepastian. Jangan diam. Ini menyangkut lingkungan kami, keselamatan warga, dan marwah hukum,” kata salah seorang warga mewakili suara warga lainnya di Bajo Barat.

Warga menilai PETI di Marinding bukan lagi tambang rakyat kecil. Ada dugaan keterlibatan jaringan lintas provinsi dan indikasi “bekingan oknum” seperti pengakuan beberapa penambang di lapangan.

“Kalau memang mau ditertibkan, tertibkan sampai tuntas. Usut dalangnya, usut pemodalnya, usut juga dugaan bekingannya. Jangan tebang pilih,” tegasnya.

Sementara, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo hingga hari ini (Senin, 03/08/2026) belum memberikan tanggapan resmi terkait hasil penertiban yang dilakukan pada Sabtu 1 Agustus 2026. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *