HeadlinePendidikan

Mahasiswa Biologi UNCP Turun ke Laut, Pulihkan Terumbu Karang di Perairan Munte

×

Mahasiswa Biologi UNCP Turun ke Laut, Pulihkan Terumbu Karang di Perairan Munte

Sebarkan artikel ini
IMG 20260811 WA0012 scaled
Transplantasi Terumbu Karang di Munte, Langkah Nyata Mahasiswa Biologi UNCP Jaga Laut.
4 / 100 Skor SEO

LUTRA – Kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut diwujudkan Himpunan Mahasiswa Program Studi Biologi (HMS Biologi) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Munte, Kabupaten Luwu Utara, pada 8–9 Agustus 2026.

Kegiatan konservasi tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi HMS Biologi UNCP bersama Pemerintah Desa Munte, LKPR, TNI AL, Basarnas Luwu Utara, dan Pertamina.

Transplantasi terumbu karang menjadi bagian dari upaya menjaga dan memulihkan ekosistem laut yang memiliki peran penting bagi keberlangsungan biota perairan sekaligus kehidupan masyarakat pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turun langsung melakukan proses transplantasi dengan menempatkan fragmen karang pada media yang telah disiapkan. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan kondisi lingkungan perairan dan prinsip-prinsip konservasi.

Bagi mahasiswa Biologi UNCP, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi lingkungan. Transplantasi karang juga menjadi ruang pembelajaran lapangan untuk memahami secara langsung teknik konservasi dan rehabilitasi ekosistem laut.

Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat melihat secara langsung pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang yang menjadi habitat berbagai jenis biota laut.

Ketua HMS Biologi UNCP, Yusya, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan laut.

“Menjaga terumbu karang berarti menjaga kehidupan laut dan masa depan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan konservasi terumbu karang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, lembaga terkait, dunia usaha, serta unsur lainnya dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

HMS Biologi UNCP juga berharap kegiatan transplantasi tersebut tidak berhenti pada penanaman fragmen karang. Pemantauan secara berkala terhadap pertumbuhan dan kondisi karang hasil transplantasi menjadi bagian penting untuk memastikan program konservasi memberikan dampak jangka panjang.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak mahasiswa dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan pesisir serta meningkatkan kepedulian terhadap ancaman kerusakan ekosistem laut.

Transplantasi terumbu karang di perairan Munte sekaligus menjadi bukti bahwa gerakan pelestarian lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana melalui kolaborasi dan kepedulian bersama.

HMS Biologi UNCP berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan edukasi dan konservasi lingkungan sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa terhadap keberlanjutan ekosistem laut dan kehidupan masyarakat pesisir. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *