SOPPENG – Off-roader nasional asal kota Palopo, Aldhy Aldrial Rivaldhy Somalinggi gagal mempertahankan gelar juara bertahan di Bhayangkara Off-road tahun 2023 yang digelar di Kabupaten Soppeng, 23-25 Juni 2023.
Diketahui, di ajang yang sama tahun lalu di Kabupaten Gowa, Aldhy meraih juara 1. Kini, Aldhy hanya mampu finish di urutan ketiga. Kejuaraan ini dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara.
Aldhy dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Larakkiang, Kabupaten Soppeng sudah berusaha mempertahankan gelar juara. Hanya saja, Aldhy di Special Competition Stage (SCS) dua kali tergelincir. Saat SCS ke-3 mobilnya terjatuh saat melintas di tikungan miring. Di SCS ke-4 mobilnya drop dan tidak mampu finish untuk kedua kalinya.
Meski demikian, di beberapa lintasan berikutnya Aldhy mampu memburu poin lawannya dengan catatan tercepat di 3 race terakhir dan meraih juara ketiga.
Adapun juara pertama dan kedua masing-masing diraih offroader asal Bali, Driver Dekray dengan Navigator Nyanyo dan Driver Pierre bersama Navigator Atok asal Bengkulu. Kemudian Driver Aldhy dan Navigator Rudi di posisi ketiga asal Palopo.
Usai naik podium, Dekray dari team D’Sutan mengatakan di seri kedua ini dirinya mengaku mendapatkan juara dengan kondisi yang beruntung.
“Tahun ke-2 ini saya beruntung di banding tahun lalu. Tahun lalu mobil ada masalah ditambah kondisi waktu itu hujan. Kali ini kondisi kendaraan baik makanya hasilnya maksimal,” jelasnya.
“Saya sudah tiga kali main di Sulsel, hari ini alhamdulillah bisa juara dapat hadiah mobil, itu berkat support full tuan rumah dari team Mario Putra 888 dan Anta Jaya Racing,” tambah Dekray.
Sementara itu, Aldhy mengaku belum bisa tampil maksimal karena lintasannya yang cukup panjang dan sangat menantang.
“Di seri pertama kemarin, di Kabupaten Gowa, saya juara. Namun kali ini tak mampu memberikan hasil yang di harapkan. Lintasan ini sangat menguji adrenalin. Lintasannya panjang dan menantang,” kata Aldhy Minggu (25/06/23).
Sementara, Off Roader Asal Bogor Jawa Barat, Rida Rigantara dan Navigator A. Anugrah Putra mengatakan pertama kalinya melakukan balapan di bumi celebes. Ia mengaku lintasannya yang begitu menantang dengan pemandangan yang indah di lintasan ujung bukit sirkuit Larakkiang Kabupaten Soppeng ini
“Saya pertama kali main di sulawesi, keindahan alam kita lihat, trek yang di sajikan sangat bagus sangat mengasa kemampuan semua pembalap,” kata dia.
Terpisah, Sekretaris Jenderal Indonesia Off-Road Federation (IOF), Joko Permana yang juga ikut mencicipi sirkuit hanya mampu finish di urutan kelima bersama timnya Galena Nusantara.
Menurut Joko, Sulsel sangat representatif sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional dengan melihat antusias off Roader Sulawesi begitu banyak yang ikut dan juga di dukung sirkuit yang memadai.
“Sulawesi Selatan ini layak menjadi arena Kejurnas Off Road, arena menantang sepanjang 800-1000 meter di Kabupaten Soppeng. Kami cukup berikan rekomendasi Pengcab IOF dan Pemda cukup kolaborasi urus izin kami pasti berikan rekomendasi untuk Kejurnas,” kata dia.
Adapun hadiah utama dalam kejuaraan ini ialah satu unit mobil Brio. Sementara juara 2 dan 3, sepeda motor. (*)