YOGYAKARTA- Kontigen Taekwondo Kabupaten Luwu mengukir prestasi membanggakan pada Ajang Internasional Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2 Tahun 2026 yang digelar di GOR Universitas Negeri Yogyakarta pada 19-21 Juni 2026, Selasa (23/06/2026).
Prestasi membanggakan itu torehkan oleh Nauval Panji Saputra atlet asal Kamanre Dojang Belopa Fighter yang tampil impresisf pada nomor Kyorigu (pertarungan). Dalam kejuaran itu diikuti oleh atlet dari berbagai daerah dan sejumlah peserta internasional.
Penampilan konsisten yang tunjukkan oleh Nauval berhasil mengantarkannya berdiri di podium tertinggi dan menjadi penyumbang medali emas pertama bagi Kabupaten Luwu dalam kejuaraan tersebut.
Selain medali emas, kontigen Luwu juga berhasil membawa pulang dua medali perunggu sekaligus menorehkan Sejarah sebagai penampilan perdana Kabupaten Luwu di ajang taekwondo tinggat internasional.
Atlet taekwondo Luwu yang berhasil menyumbangkan medali perunggu pada ajang bergensi itu ialah Axelia Nurzhaqyla Aljaian yang tampil pada kategori Kyorugi (pertarungan), dan Audrey Belva Farezky yang juga menyumbangkan medali perunggu dari nmor Poomsae (seni/jurus).
Pelatih Taekwondo Luwu, SBM Awal mengatakan bahwa, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen semua pihak yang terlibat dalam proses pembinaan atlet.
“Prestasi ini merupakan buah dari kerja sama dan dukungan semua pihak. Mulai dari atlet yang berjuang di arena, pelatih, pengurus, hingga orang tua yang terus memberikan motivasi,” dan alhaldulillah hasilnya menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Luwu di kancah Internasional,” katanya.
SBM Awal berharap, prestasi ini menjadi momentum kebangkitan olahraga taekwondo di Kabupaten Luwu sekaligus memotivasi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan Tingkat nasional maupun internasional.
Terakhir Awal mengatakan bahwa, Pengkab TI Luwu jumlah atlet yang diberangkatkan disesuaikan dengan kemampuan pendanaan yang tersedia. Meski dengan keterbatasan tersebut, semangat dan kerja keras seluruh tim mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
“Kami mengapresiasi seluruh donatur dan pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kontingen Taekwondo Luwu dapat berpartisipasi dan bersaing di ajang bergengsi ini,” tandasnya.
Berdasarkan data dari Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Luwu, kontigen yang diberangkatkan untuk mengikuti ajang tersebut terdiri dari enam atlet, satu manager, satu pelatih (coach), dan satu official.
Keikutsertaan atlet taekwondo Luwu itu menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembinaan taekwondo di Kabupaten Luwu, sebab ini merupakan kali pertama daerah Kabupaten Luwu mengirimkan atletnya ke kejuaraan Internasional dan berhasil menyumbangkan medali emas. (*)













