PAPUA — Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah. Mereka menyerang Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (02/08/2021) dinihari.
Dalam insiden tersebut, empat prajurit TNI AD dinyatakan gugur dan satu orang lagi hingga kini belum diketemukan. Identitas prajurit tersebut adalah Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari dan Lettu Chb Dirman. Sementara prajurit yang hilang adalah Pratu Ikbal.
Kapendam Kasuari, Kolonel Arm Hendra Pesireron, membenarkan insiden tersebut. ” Sekarang, prajurit yang gugur ini sementara dalam proses evakuasi,” katanya dikutip dari papua.inews.id.
Diketahui salah satu diantara prajurit yang gugur itu yakni Praka Muhammad Dirham merupakan putera asal Luwu. Almarhum adalah ponakan dari Kepala Desa Bonelemo, Baso.
” Sejak menjadi anggota TNI, dia bertugas di Gorontalo dan menikah dengan gadis Gorontalo. Dia adalah anak dari kakak saya,” katanya saat dihubungi.
Baso mengatakan, sejak kecil Muhammad Dirham tinggal bersama kakeknya di Bonelemo hingga SD. Bapak-ibunya di Pangkep sebagai ASN. Namun, sebelum tamat SD, Dirham ikut kakeknya nyantri di Kediri. ” Almarhum dikenal sebagai anak Bonelemo karena sering pulang kampung,” katanya. (fit)












