MAKASSAR – Salah satu calon kepala daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) positif narkoba. Hal itu diungkapkan Ketua tim pelaksanaan pemeriksaan calon kepala daerah, Prof Dr Mansyur Arif usai melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh bakal calon kepala daerah (Cakada) yang akan bertarung pada 9 Desember 2020 mendatang.
Dia mengatakan dari 31 pasangan yang telah menyelesaikan pemeriksaan, terdapat salah satu dari mereka yang diputuskan gagal karena berdasarkan pemeriksaan kesehatan dan itu tidak bisa diulang karena positif Narkotika.
“Iya ada yang tidak memenuhi syarat alasannya laporan dari BNN karena Narkotika,” kata Prof Mansyur Arif seperti dilansir ritmee.co.id dari Rakyat Sulsel.
Namun dirinya tidak mengetahui siapa nama kandidat tersebut, yang pastinya dari kabupaten Barru.
“Saya lupa siapa namanya, karena tidak kenal, sekiranya Makassar mungkin saya mengetahui,” tuturnya.
Sementara, Ketua KPU Barru, Sarifuddin H Ukkas membenarkan jika memang ada, namun dirinya tidak ingin menyebutkan siapa namanya.
“Belum bisa kami sampaikan, nanti kami sampaikan saat pleno hasil,” singkatnya.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama dengan tim pemeriksa kesehatan yang terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Himpunan Psikologi Indonesia di Private Care Center (PCC) Badan Narkotika Nasional (BNN) telah melakukan pemeriksaan kesehatan seluruh bakal calon kepala daerah (Cakada) yang akan bertarung pada 9 Desember 2020 mendatang. (*)