MAKASSAR- PT Vale Indonesia Tbk (Vale Indonesia) menyampaikan pesan, bahwa “Nilai kepemimpinan tidak berhenti pada pencapaian karier dan pertumbuhan bisnis, namun juga memberikan dampak bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan. Pesan itu disampaikan dalam kegiatan Makassar Leadership Summit 2026, Jumat (09/10/2026).
Dalam panel diskusi bertajuk “Inclusive & Sustainable Leadership: People, Planet and Long-Term Values”, Chief Human Capital Vale Indonesia, Heriyanto Agung Putra menyampaikan bahwa, pemimpin saat ini menghadapi berbagai tantangan dalam mengelola keberagaman di tengah perubahan yang cepat dan ketidakpastian.
“Organisasi harus mampu membangun sumber daya manusia yang Tangguh, sekaligus memiliki ‘agility’ atau kemampuan beradaptasi. Siapa pun bisa maju, sepanjang dia punya keinginan, energi, dan passion untuk bisa mencapai itu,” katanya.
Menurut Heriyanto Agung, keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas menjadi sangat penting untuk dipertimbangkan bagi seorang pemimpin, sebab setiap orang memiliki latar belakang serta kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, kepemimpinan masa kini harus mampu menciptakan ruang yang memberikan kesempatan kepada smeua orang untuk maju. Di Vale Indonesia, kami memiliki nilai utama CARES; Compassion, Accountability, Resilience, Excellence, Sustainability.
“CARES ini kemudian menjadi landasan dalam menjalankan operasi bisnis secara bertanggung jawab, berkelanjutan, inklusif, serta merupakan landasan budaya kerja yang peduli kepada masyarakat sekitar,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa, selain menjadi nilai-nilai utama, CARES juga menjadi landasan kepemimpinan di Vale Indonesia, sehingga setiap pemimpin dapat memastikan bagaimana pertumbuhan bisnis sejalan dengan memperhatikan dampak terhadap keberlanjutan utamanya lingkungan, ekonomi, dan sosial.
“Antara lain ialah upaya meminimalkan penggunaan karbon dan bahan bakar berbasis batu bara dalam proses produksi,” terangnya.
Dalam presentasinya, Heriyanto juga mengungkapkan bahwa prinsi People, Planet and Profit yang kuat dipegang oleh Vale Indonesia, yang artinya, perusahaan menjaga keseimbangan antara pengelolaan sumber daya manusia, lingkungan yang bertanggung jawab, serta pertumbuhan ekonomi, sosial yang berkelanjutan.
Heriyanto menjelaskan bahwa, pesan tersebut sejalan dengan pandangan Wapres RI ke 10 dan 12, HM Jusuf Kalla yang memberikan keynote speaker lewat video yang direkam dari Amerika Serikat dalam acama tersebut.
“Jusuf Kalla mengingatkan kita bahwa, kepemimpinan dalam konteks Bugis-Makassar memiliki empat nilai penting, yakni macca atau kecerdasan, warani atau keberanian mengambil Keputusan, getteng atau ketegasan, serta malempu atau kejujuran,” tarangnya.
Dalam keynote speaker tersebut, lanjut Heriyanto, Jusuf Kalla juga menambahkan bawa kepemimpinan tidak cukup hanya dengan kemampuan mengambil Keputusan.
“Namun juga harus memastikan keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya profit, tapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan, tumbuh bersama masyarakat, memenuhi prinsip Environment, Social, Governance-ESG,” ungkapnya.
Pada kesempatan “Presentase Perempuan dan Relasi Antar-generasi”, Heriyanto menjawab tantangan untuk mewujudkan kesetaraan dan keberagaman, hingga relasi antara generasi dalam lingkungan kerja.
“Untuk bisa mewujudkan kesetaraan, terdapat beberapa indicator, seperti penambahan persentase karyawan perempuan yang mengisi lingkungan kerja dan persentase anak muda atau Generasi Z yang mulai mengisi peran di perusahaan,” ucapnya.
“Jika jumlahnya terpenuhi sesuai indicator yang sudah ditetapkan, maka perusahaan diharapkan bisa terus tumbuh di tengah dinamika lingkungan bisnis yang terjadi dengan didukung keberagaman dan inklusivitas, sekaligus menjaga kekuatan dari dalam,” tambah Heriyanto.
Tentang Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk (“Vale Indonesia”) merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang telah beroperasi di Indonesia selama 58 tahun atau sejak 1968.
Vale Indonesia adalah anak usaha dari MIND ID, Vale Canada Limited, dan Sumitomo Metal Mining yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan menjalankan operasi pertambangan serta pengolahan nikel di Sorowako, Sulawesi Selatan, mengembangkan proyek-proyek pertumbuhan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, serta Sulawesi Tenggara untuk mendukung hilirisasi dan penguatan rantai nilai nikel nasional.
Vale Indonesia sendiri berkomitmen tinggi untuk menjalankan pertambangan yang bertanggung jawab dengan mengintegrasikan aspek keselamatan, lingkungan, sosial, dan tata Kelola yang baik dalam kegiatan operasional serta pengembangan perusahaan.
Dengan kapasitas global, kapabilitas operasional serta pemanfaatan teknologi dan energi terbarukan, Vale Indonesia terus berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, pemegang saham, Indonesia, dan dunia.
Kegiatan Makassar Leadership Summit 2026 itu digelar oleh Perkumpulan Manajemen Sumberdaya Manusia (PSM) Indonesia, APINDO Sulsel, dan GINK di Makassar pada Kamis 8 Oktober 2025.
Kegiatan itu juga dihadiri oleh sejumlah narasumber inspiratif dari para pemimpin di Indonesia Timur. (*)












