Daerah

Masyarakat Keluhkan Pelayanan SPBU Lare-lare, Pengisian Solar Subsidi Didominasi Kendaraan Pelangsir

×

Masyarakat Keluhkan Pelayanan SPBU Lare-lare, Pengisian Solar Subsidi Didominasi Kendaraan Pelangsir

Sebarkan artikel ini
0a1bf6d2 d508 4f08 8690 5c2e1ea212c4 e1783493514678
Antrean mobil diduga milik pelangsir yang mendapat perlakukan istimewa di SPBU lare-lare.
58 / 100 Skor SEO

LUWU- Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 75.91926 di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu menuai sorotan terkait penyalahgunaan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM), Rabu (08/07/2026).

Pasalnya, SPBU tersebut diduga lebih mengutamakan kendaraan pelangsir dalam penyaluran solar subsidi disbanding masyarakat umum. Pantauan di SPBU tersebut (07/07/2026) memperlihatkan aktivitas pengisian solar subsidi yang didominasi kendaraan yang diduga milik para pelangsir.

Sehingga kondisi tesebut dikeluhkan oleh masyarakat. Seorang warga berinisial AA mengaku aktifvitas pengisian solar kendaraan pelangsir berlangsung hamper setiap hari tanpa kendala.

“BBM subsidi seperti solar dan partalite itukan diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima sesuai ketentuan pemerintah, namun SPBU Lare-lare ini lebih mengutamakan kendaraan pelangsir dan ini berlangsung setiap hari, kalau mau lihat silahkan datang langsung ke SPBU Lare-lare, mobil pelangsir itu antre bukan milik masyarakat umum,” ucap AA.

AA membeberkan bahwa, antean di SPBU tersebut didominasi kendaraan jenis Panther, Kijang, hingga truk yang juga diduga digunakan untuk menampung dan mengangkut solar subsidi dari SPBU Lare-lare.

“Yang antre untuk mengisi solar di SPBU itu semuanya mobil pelangsir, jarang ada kendaraan pribadi yang ikut antre. Kami menduga bahwa adanya praktik kerja sama antara oknum petugas dengan para pelangsir itu dalam penyaluran BBM subsidi,” ungkapnya.

Selain itu, di tengah masyarakat juga beredar informasi bahwa mengenai dugaan adanya “uang koordinasi” yang disebut-sebut menjadi “pelicin” agar kendaraan pelangsir dapat melakukan pengisian solar subsidi dalam jumlah besar.

Meski demikian, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan kebenarannya belum dapat dipastikan. “Kami harap Polres Luwu tidak menutup mata, kami juga meminta yang berwajib menertibkan praktik ini sebelum makin merajalela,” kata AA.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 75.91926 Lare-lare belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila telah diperoleh konfirmasi dari pihak SPBU maupun instansi terkait. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *