LUWU- Perkuat program prioritas di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Luwu menyerahkan seragam gratis plus kepada peserta didik, peluncuran Hari Literasi, serta pencanangan Sekolah Dasar di SD Negeri 59 Noling, Kamis (15/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Patahudding menegaskan bahwa, program seragam gratis plus tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk bersekolah.
“Program ini menjadi salah satu prioritas kami, sebab kami tidak ingin ada anak-anak di Kabupaten Luwu yang tidak bersekolah hanya karena keterbatasan ekonom, termasuk karena tidak mampu membekali seragam dan perlengkapan sekolah,” tegasnya.
Di kesempatan itu, Bupati Luwu juga meminta agar setiap pelaksanaan program pemerintah daerah dapat disosialisasikan secara luas kepada masyarakat, khususnya orang tua siswa, sehingga manfaat dan tujuan dari program tersebut dapat dipahami dengan baik.
“Keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan sekolah, namun juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi proses belajar serta membentuk karakter anak,” ujarnya.
Ia juga menekankan tentang pentingnya pendidikan karakter anak sejak usia dini. Selain itu, Bupati Luwu berharap guru dan orang tua bersama-sama menanamkan nilai sopan santun, etika, penghormatan kepada orang yang lebih tua, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Pendidikan bukan sekadar soal pelajaran di kelas, namun juga bagaimana membentuk karakter anak sejak dini. Oleh karena itu, peran guru dan orang tua harus berjalan secara bersama-sama,” katanya.
Patahudding berharap seluruh program prioritas di bidang pendidikan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan kawasan sekitarnya agar tercipta suasana belajar yang sehat, aman, dan nyaman.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi menjelaskan bahwa, pencanangan Sekolah Sehat mencakup sejumlah upaya, antara lain pengelolaan sampah, pemanfaatan pekarangan sekolah, pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta pengelolaan kantin yang sehat dan bersih.
“Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan, termasuk dalam mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis secara berkala bagi peserta didik,” ucapnya.
Selain pencanangan Sekolah Sehat, kegiatan tersebut juga ditandai dengan peluncuran Hari Literasi SDN 59 Noling sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan minat belajar siswa sejak dini.
Selain itu, juga dilakukan peninjauan kebun sayur sekolah sebagai bagian dari pemanfaatan pekarangan untuk mendukung lingkungan pendidikan yang sehat dan produktif.
Di kesempatan yang sama, juga dilaksanakan pembagian masker kepada para siswa sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan peserta didik. Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Luwu dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman bagi siswa.
Turut hadir dalam kegiatan itu ialah Wakil Ketua Forum KKS Kabupaten Luwu, Nilasari Dhevy, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu, Imran, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Rosnawary, Camat Bua Ponrang, Bunawar Paemo, serta unsur pemerintah kecamatan, desa, tenaga pendidik, dan pihak terkait lainnya. (*)












