LUWU UTARA- Respon cepat personel Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel mendirikan posko darurat, dapur lapangan hingga mengerahkan water treatment di Dusun Mawar, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu yang terdampak luapan sunga Rongkong beberapa waktu lalu.

Komandan Batalyon D Pelopor, Kompol Laode Rusli mengatakan bahwa, pengalaman operasi SAR Brimob di berbagai lokasi banjir menunjukkan keberhasilan penanganan sangat dipengaruhi oleh kecepatan pendirian posko, akses logistik, serta kemampuan evakuasi terpadu.
“Kehadiran personel brimob dalam operasi kemanusiaan juga memperlihatkan transformasi fungsi kepolisian yang tidak hanya fokus pada keamanan saja, namun juga pelayanan sosial dan kemanusiaan,” katanya, Kamis (21/05/2026).
Laode Rusli menjelaskan, dipilihnya lokasi tersebut untuk mendirikan posko darurat sebab wilayah itu juga pernah digunakan sebagai titik posko banjir oleh aparat dan beberapa relawan beberapa tahun silam.

“Akibat cuaca ekstrim mengakibatkan semakin seringnya bencana banjir terjadi, sehingga keberadaan unit SAR Brimob menjadi salah satu elemen penting dalam sistem penanggulangan bencana daerah maupun nasional,” ucap Danyon D Pelopor.
“Di wilayah pendirian posko darurat ini terdapat 200 jiwa penduduk yang terdampan bencana banjir beberapa hari lalu. Sehingga disepakati untuk mendirikan posko darurat SAR Brimob sebagai bentuk penanggulangan bencana,” tandasnya.
Pendirian posko darurat di Dusun Mawar, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara itu juga disaksikan langsung oleh Wadanyon D Pelopor, AKP Muh. Rais, Pasi Log Yon D Pelopor, Ipda Ibrahim, Bhabinkamtibmaas Desa Beringin Jaya, Bripka Sukardi, Kepala Desa Beringin Jaya, Amiluddin, serta Kepala Puskesmas Lara I, Maha Amin. (*)












