DaerahHeadlineHukum dan Kriminal

Polisi Amankan Enam Pelaku Penyiraman Air Panas, Penganiayaan dan Pengrusakan di Walenrang

×

Polisi Amankan Enam Pelaku Penyiraman Air Panas, Penganiayaan dan Pengrusakan di Walenrang

Sebarkan artikel ini
IMG 20260126 212058 e1769434520660
Keenam terduga pelaku dan seorang saksi pengrusakan, penganiayaan, dan penyiraman air kopi panas, Senin (26/01/2026).

WALMAS– Sat Reskrim Polres Luwu bersama Unit Reskrim Polsek Walenrang mengamankan enam orang pria terduga pelaku penganiaya, pengrusakan mobil, dan penyiraman air kopi panas terhadap warga yang melintas di jalan alternatif saat unjuk rasa pemekaran DOB Luwu Tengah-Provonsi Luwu Raya yang berlangsung di wilayah Walenrang-Lamasi.

Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu Robbani menjelaskan, bahwa pihaknya mengamankan enam orang terduga pelaku, dan satu orang lainnya merupakan saksi.

“Keenam terduga pelaku masing-masing berinisial IK (29) MTP (23), DA (22), OS (20), JI (18), WD (18), dan satu orang saksi berinisial RM,” katanya, Senin (26/01/2026) Malam.

Ibnu menjelaskan, Senin (26/01/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita korban yang berjumlah lima orang mengendarai mobil di lorong Karumbing, Desa Marabuana, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu.

“Namun dalam perjalanan mobil yang memuat lima orang itu hampir menyeremet pengendara motor sehingga diteriaki. Saat berhenti, supir yang mengendarai mobil itu meminta maaf dan tidak lama kemudian melanjutkan perjalannya, namun tetap diikuti oleh terduga pelaku,” terang Kasat Reskrim Polres Luwu.

“Saat tiba di Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, mobil yang dikendarai oleh korban berhenti. Saat itulah terduga pelaku menghampiri dan pelemparan menggunakan batu dan mengenai kaca mobil sebelah kanan,” tambahnya.

Selian itu, lanjut Ibnu, terduga pelaku juga memukul korban menggunakan batu, dan terduga lainnya kembali melempar mobil yang dikendarai oleh korban

“Seorang terduga pelaku yakni berinisial WD menyiram air kopi panas ke arah korban dan mengenai istri dan anak-anak korban yang saat itu berada di dalam mobil,” tambahnya.

Iptu Ibnu juga mengungkapkan, korban (supir mobil), dan istrinya mengalami luka robek akibat penganiayaan dan pengrusakan mobil.

“Sementara ketiga anak korban mengalami luka bakar akibat terkena air kopi panas yang disiram oleh terduga pelaku WD. Saat ini anak-anak korban masih menjalani perawatan intensif di RS Sawerigading Palopo, sementara para terduga pelaku diamankan di Mapolsek Walenrang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” terang Kasat Reskrim Polres Luwu.

Terakhir, Iptu Ibnu mengatakan bahwa kelima korban merupakan warga Desa Bohean Morowali Bahodopi. Salah seorang anak dari korban yang masih berusia 2 tahun mengalami luka bakar hampir disekujur tubuhnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *