HeadlineNasional

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Ini Tugas yang Diberikan Prabowo

×

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Ini Tugas yang Diberikan Prabowo

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 10 02 at 18.49.06
Rocky Gerung saat melakukan kunjungan perdana ke Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Senin, 7 Oktober 2019 lalu, untuk menghadiri acara Dialog Kebangsaan. Rocky disambut Walikota Palopo, HM Judas Amir saat itu.
58 / 100 Skor SEO

JAKARTA – Rocky Gerung resmi masuk jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Usai prosesi pelantikan, Rocky langsung mengungkap pesan khusus yang disampaikan Prabowo terkait tugas yang akan dijalankannya bersama anggota Wantimpres lainnya.

Menurut Rocky, Wantimpres memiliki peran yang lebih bersifat etis ketimbang teknis. Karena itu, tugasnya bukan menjalankan kebijakan pemerintah, melainkan memberikan pertimbangan agar arah kebijakan tetap berada dalam koridor visi Presiden.

“Pesan khusus diberikan oleh Pak Presiden bahwa Dewan Pertimbangan punya kedudukan etis, bukan teknis,” ujar Rocky seusai pelantikan.

Ia menjelaskan, posisi etis tersebut antara lain diwujudkan melalui kemampuan melihat dampak maupun ekses dari sebuah kebijakan, kemudian memberikan pertimbangan mengenai arah kebijakan tersebut.

“Keahlian untuk melihat ekses-ekses dari kebijakan dan memberi pertimbangan tentang arah dari kebijakan itu supaya sesuai dengan visi Presiden. Itu fungsi normatif dari Dewan,” katanya.

Rocky juga menegaskan bahwa Wantimpres akan mengawasi arah kebijakan pemerintah agar tetap sejalan dengan visi dan janji yang disampaikan Presiden kepada masyarakat.

“Kita mengawasi arah dari kebijakan supaya sesuai dengan janji Presiden pada waktu kampanye, sesuai dengan tema yang diinginkan oleh Presiden,” ucapnya.

Pantau Situasi Politik

Selain menjalankan fungsi normatif, Rocky menyebut Wantimpres juga memiliki ruang kerja yang bersinggungan dengan dinamika politik dan kebudayaan.

Menurut dia, anggota Wantimpres perlu memonitor perkembangan situasi politik serta berbagai persoalan kebudayaan yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Presiden.

“Tentu ada fungsi yang lebih politis, yaitu memonitor situasi politik, memonitor situasi kebudayaan,” ujar Rocky.

Ia menekankan, setiap anggota Wantimpres memiliki tanggung jawab etis secara pribadi dalam menjalankan tugasnya. Pertimbangan yang diberikan, kata dia, bukan didasarkan pada kepentingan kelompok tertentu.

“Semua hal yang akan dibicarakan di dalam Dewan didasarkan pada tanggung jawab etis dari masing-masing anggota, bukan tanggung jawab kelompok,” katanya.

Bukan Sekadar Menjawab Persoalan Harian

Rocky lebih lanjut menggambarkan Wantimpres sebagai lembaga yang berfungsi melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan.

Ia menilai Wantimpres tidak dibentuk sekadar untuk menjawab persoalan konkret yang muncul dari hari ke hari di hadapan Presiden.

“Wantimpres bukan untuk melayani pertanyaan-pertanyaan konkret harian kepada Presiden,” kata Rocky.

Ia mengibaratkan fungsi Wantimpres seperti oversight committee dalam sebuah perusahaan. Perbedaannya, Wantimpres bekerja dalam ranah kepentingan publik sehingga membutuhkan keahlian, ketajaman membaca situasi, serta keberanian menyampaikan persoalan secara terbuka.

“Karena ini urusan publik, maka keahlian diperlukan, ketajaman naluri harus diandalkan,” ujarnya.

Rocky menambahkan, salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi persoalan dalam persepsi publik terhadap kekuasaan serta bagaimana pemerintah merespons persepsi tersebut demi kepentingan negara.

Pelantikan Wantimpres dilakukan Presiden Prabowo di Istana Negara pada Jumat (2/10/2026). Rocky Gerung menjadi salah satu dari puluhan tokoh yang masuk dalam jajaran baru Dewan Pertimbangan Presiden. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengangkatan anggota Wantimpres berdasarkan keputusan Presiden. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *