Walikota Palopo Tutup Latsar CPNS, Judas : Semoga Jadi ASN Berguna untuk Masyarakat

Wali Kota Palopo, Drs HM Judas Amir MH menutup secara resmi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS tahun 2021 di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Wali Kota Palopo, Kamis (03/11/22).

Palopo – Wali Kota Palopo, Drs HM Judas Amir MH menutup secara resmi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS tahun 2021 di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Wali Kota Palopo, Kamis (03/11/22).

Dalam sambutannya, Wali Kota dua periode ini mengucapkan terima kasih kepada Perangkat Daerah Kota Palopo yang telah menyukseskan acara ini sampai berakhir pada hari ini.

Bacaan Lainnya

“Saudara sudah melalui pelatihan dasar CPNS dan mengantar menjadi PNS, inilah proses awal dari keberadaan saudara-saudari dari jajaran Pegawai Negeri Sipil,” ungkapnya.

“Dan setiap proses ada hal yang harus dicapai dan tidak boleh anggap sepele, karena proses adalah bentukan akhir dari pada sebuah masalah dan sebuah proses sudah diatur sedemikian rupa oleh peraturan perundang-undangan negara terhadap semua hal dalam kehidupan kita sebagai ASN,” tambah Judas.

Ia pun berharap, ASN Kota Palopo bisa berguna bagi masyarakat dan Negara.

“Semoga kita menjadi ASN yang berguna bagi masyarakat dan negara ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Palopo, H Farid Kasim Judas SH MSi MH menyampaikan, pelatihan dasar CPNS Sebagaimana diamanatkan oleh aturan pemerintah,  khususnya pendidikan dan pelatihan, hal itu bertujuan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan dan kepribadian, serta etika pegawai negeri sipil (PNS). Selain itu, peserta pelatihan dasar diharapkan memiliki kemampuan dalam membuat perencanaan pelaksanaan kegiatan instansi.

Adapun jumlah peserta pelatihan dasar CPNS Pemerintah Kota Palopo, berjumlah 61 orang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 46 orang perempuan yang berasal dari 6 perangkat daerah dan 10 Puskesmas dalam lingkup Pemerintah Kota Palopo.

Pelatihan Dasar CPNS dilaksanakan sebanyak 2 angkatan dari tanggal 27 Juli s/d 02 November 2022 dengan waktu penyelenggaraan masing-masing selama 51 hari kerja atau 511 Jam Pelajaran terdiri dari pembelajaran klasikal selama 21 hari atau 191 jam pelajaran dan Pembelajaran non klasikal selama 30 Hari atau 320 Jam Pelatihan.

“Berdasarkan hasil penilaian oleh tim evaluasi akhir dan rapat evaluasi akhir oleh tim ditetapkan kelulusan peserta sebanyak 61 orang, berdasarkan hasil tersebut maka di peroleh outcome atau tercapainya tingkat kompetensi alumni diklat rata-rata sebesar 90%,” ujar FKJ, sapaan akrab Farid Kasim Judas.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Palopo, H Firmanza DP, serta tamu undangan lainnya.











Pos terkait