PALOPO–Event bergengsi Palopo Super League (PSL) adalah kompetisi reguler pertama digulirkan di tahun 2020 ini siap dihelat.
20 klub dinyatakan resmi terdaftar dalam batas akhir registrasi administrasi dan keuangan pada pukul 00.00 Wita atau Senin 10 Februari 2020 tengah malam tadi.
Disampaikan Ketua Panitia Pelaksana kompetisi, Muslimin saat rapat panpel bersama Ketua KONI dan PSSI Palopo di sekretariat PSSI Jalan Salak, bahwa kedua puluh klub tersebut secara administrasi sudah resmi terdaftar sebagai calon peserta Palopo Super League 2020 yang rencananya mulai bergulir Sabtu pekan ini, 15 Februari 2020 di Lapangan Gaspa.
“Kami sudah menutup pendaftaran, sebenarnya tanggal 5 Februari batas akhir administrasi dan tanggal 10 batas akhir bagi klub melunasi biaya registrasinya maupun uang jaminan mengikuti kompetisi Super Liga ini,” ucap Muslimin.
Selanjutnya, imbuh Ketua Panpel, meski 20 klub tersebut sudah resmi terdaftar sebagai calon peserta, namun verifikasi administrasi terus berjalan, hingga 12 Februari.
“20 klub ini belum bisa dikatakan peserta jika ada diantaranya tidak lolos verifikasi, terutama terkait regulasi pemain berdasarkan usia dan domisili yang menjadi syarat wajib mengikuti kompetisi ini,” jelasnya.
Verifikasi administrasi ini, lanjutnya, meliputi AD/ART, susunan pengelola klub dan data pemain yang didaftarkan dengan catatan khusus, U-18 wajib ada di tiap klub minimal 3 orang domisili bebas dan U-23 wajib ada di tiap klub minimal 3 orang yang berdomisili (dibuktikan dengan KTP) Palopo.
Sementara, Ketua KONI Palopo, Hairul Salim mengisyaratkan jika Palopo Super League 2020 ini harus menjadi barometer pembinaan sepakbola dan pembinaan klub di internal Askot PSSI.
“Ini program kolaborasi KONI dan Askot PSSI Palopo, kita tentu ingin agar fokus utama kompetisi ini menjadi ajang pembinaan usia muda, yang nanti diproyeksikan menuju Piala Suratin dan Liga 3 tahun ini serta event Pra Porda (Porprov) tahun depan, kita berdoa agar PSL 2020 ini bisa sukses” jelas Ellunk sapaan akrabnya.
Senada, ketua Askot PSSI Palopo dr Abdul Syukur Kuddus yang juga hadir dalam rapat Panpel mengharapkan Palopo Super League bisa membuat gairah warga Palopo akan sepakbola kembali bergelora, sehingga ke depan, talenta muda yang mengikuti ajang ini bisa terpantau dan disatukan dalam klub induknya yakni Gaspa Palopo sebagai wakil kota Palopo dalam pertandingan regional.
“Dari ajang ini kita bisa seleksi para pemain untuk dipakai di Piala Suratin (U-18) dan yang U-23 bisa kita teropong dan kumpulkan mereka menuju persiapan Liga 3 yang mulai bergulir Oktober 2020 ini, kita ingin siapkan memang dari sekarang,” pungkas dokter ahli bedah, yang bertugas di RSUD Sawerigading ini.
Menariknya, salah satu anggota Exco PSSI Palopo, Irvan Majid ST yang berkesempatan hadir di Rapat Panpel mengatakan, Palopo Super League ini wajib untuk disukseskan semua pihak.
“Kita harus optimis meski banyak kendala, tetapi dengan kebersamaan kita yakin PSL 2020 ini akan berlangsung aman dan menarik, saya pribadi mensupport kegiatan ini,” kata Irvan yang juga legislator demokrat di DPRD kota Palopo itu.
BERIKUT 20 KLUB CALON PESERTA PSL 2020
- PS. DANGERAKKO KEC. WARA
- PS. SALOBULO KEC. WARA UTARA
- PS. LONAKAMI KEC. MUNGKAJANG
- LAGALIGO FC KEC. WARA
- PS. SENDANA KEC. SENDANA
- RAJAWALI FC KEC. TELLUWANUA
- PALOPO PUTRA FC KEC. WARA
- IPJ FC KEC. TELLUWANUA
- LBR KEC. BARA
- BHAYANGKARA PALOPO FC
- GRAHA JANNA FC
- SALANKA FC
- FINANCE FC
- ELANG PUTIH SMK2 FC
- GREMPIST FC
- BATTANG FC
- ARSETO FC
- GASPUR 1990 FC
- PGRI SPORT FC
- KRATON FC