LUWU- Inspektur Bantu (Irban) II pada Inpektorat Kabupaten Luwu angkat bicara terkait proyek infrastruktur berupa pekerjaan talud di Desa Botta, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, yang dikerjakan sejak tahun 2025 dan hingga kini berlum rampung, Kamis (02/04/2026).
Irban II, Irwan yang dikonfirmasi membenarkan bahwa talud yang dianggarkan sebesar Rp156 juta Tahun Anggaran 2025 bersumber dari Dana Desa itu memang menyeberang tahun.
“Pekerjaan talud yang dimasuk memang benar menyeberang tahun, dan hingga Apil 2026 ini belum rampung, namun untuk anggarannya itu setahu saya sudah terbayar lunas di Desember 2025 kemarin,” katanya.
Irwan juga mengungkapkan bahwa, talud itu mulai dikerjakan sejak awal Ramadhan tahun 2026 (Februari) dimana pekerjaan itu seharusnya mulai dilaksanakan sejakt tahun 2025.
“Pekerjaan talud ini dianggarkan di tahun 2025 dan sehursnya dikerjakan di tahun yang sama (2025) namun Kepala Desa Botta baru memulai pekerjaan tersebut di awal Ramadhan atau Februari 2026,” ungkapnya.
“Jadi seharusnya bukan dibuatkan SPJ baru melakukan pencairan, namun anggarannya terlebih dulu dicairkan (tahap pertama) kemudian pekerjaan dimulai, dibuatkan SP untuk jadi syarat pencairan tahap berikutnya,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Desa Botta Wardani yang beberapa waktu lalu dikonfirmasi membenarkan jika proyek infrastruktur itu memang menyeberang tahun. Ia beralasan jika pekerja yang jasanya ia pakai mempunyai pekerjaan di wilayah lain.
Wardani juga membenarkan jika infrastruktur berupa talud itu kini menjadi temuan di Inspektorat Kabupaten Luwu.
KasiPemerintahan Desa Botta, Alimuddin sebelumnya juga mengakui jika talud yang dimaksu hingga kini belum rampung dan menyeberang tahun.
Bahkan Alimuddin mengungkapkan bahwa anggaran untuk pekerjaan talur yang bersumber dari dana desa itu 100% sudah terbayarkan. (*)












