HeadlineDaerahPemerintahanSulsel

Groundbreaking Penanganan Banjir di Sungai Rongkong Dimulai, Bupati Luwu Utara Optimistis Bencana Banjir akan Teratasi

×

Groundbreaking Penanganan Banjir di Sungai Rongkong Dimulai, Bupati Luwu Utara Optimistis Bencana Banjir akan Teratasi

Sebarkan artikel ini
5229da1e10ef339274a2bbb7e0b98d7e e1784877773384
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melakukan groundbreaking penanganan banjir sungai Rongkong di Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukamaju Selatan.
61 / 100 Skor SEO

LUWU UTARA- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kodam XIV/Hasanuddin secara resmi melaksanakan groundbreaking proyek penanganan banjir di sungai Rongkong di Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukamaju Selatan, Jumat (24/07/2026).

Groundbreaking yang dilaksanakan pada Kamis (23/07/2026) itu menyasar tiga desa yang selama ini terdampak luapan sungai Rongkong, yakni Desa Mekarjaya, Beringin, dan Lara.

Penanganan tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini terdampak langsung oleh ancaman banjir. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di kesempatan itu menegaskan komitmen pemerintah dalam merespons penderitaan warga akibat bencana musiman tersebut.

“Ini adalah bentuk nyata upaya pemerintah daerah untuk memberikan Solusi jangka Panjang. Kami memohon maaf atas dampak banjir yang dirasakan masyarakat selama ini, dan berharap upaya kali ini berjalan maksimal,” ujar Andi Sudirman.

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa, keterlibatan TNI dalam proyek ini merupakan wujud hadirnya negara di tengah masyarakat demi keamanan dan kenyamanan lingkungan.

“Kami juga berharap, pengerjaan fisik ini dapat segera selesai agar manfaatnya cepat dirasakan oleh warga,” katanya.

Sementara Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim di kesempatan itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Gubernur Sulsel dan Pangdam IXV/Hasanuddin atas perhatian besar terhadap penanganan banjir di wilayahnya.

“Begitu hari ini kita hadir di sini, seluruh masyarakat optimistis dengan apa yang kita lakukan bersama. Ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat. Insya Allah bencana banjir ini akan kita atasi sehingga aktivitas pertanian, perkebunan, dan kehidupan masyarakat dapat kembali normal,” ucapnya.

Diinformasikan, anggaran proyek tersebut bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan ini mencakup normalisasi sungai sepanjang kurang lebih 3000 meter serta pembangunan tanggul sungai sepanjang 200 meter.

Groundbreaking tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran Kodim 1408, Ketua DPRD Luwu Utara, Ketua TP PKK Luwu Utara, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas PSDA Provinsi Sulsel, camat, para Kepala Desa, serta masyarakat setempat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *