BULUKUMBA — Kabupaten Bulukumba mendapat tambahan 14 kasus positif Covid-19 pada Minggu (21/06/2020) kemarin. Itu setelah hasil pemeriksaan Swab di laboratorium di Makassar.
Salah satu dari pasien tersebut Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, Amran Syaukani. Amran mengumumkan dirinya terpapar Corona di akun facebooknya, Senin (22/06/2020).
Berikut tulisannya.
” Kemarin kami mendapat penyampaian hasil pemeriksaan sampel swab dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selayan melalui Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bulukumba, setelah sebelumnya dilakukan pengambilan sampel swab terhadap saya dan isteri saya Handayani Syaukani minggu lalu.
Alhamdulillah berdasarkan hasil pemeriksaan swab tersebut, isteri saya dinyatakan negatif virus covid-19.
Sedangkan terhadap hasil pemeriksaan sampel swab saya sendiri, dinyatakan Positif. Jika ada yang bertanya, di mana atau dari siapa saya tertular? Mungkin agak sulit bagi saya untuk menjawabnya.
Karena sejak terjadinya pandemi, khususnya di Bulukumba, memang saya tetap lebih banyak menjalankan aktivitas di kantor daripada work from home. Seingat saya hanya 4 hari saya tidak masuk kantor selama pandemi ini berlangsung.
Selama masa pandemi ini, saya juga cukup sering menemani (menyopiri) isteri dalam menjalankan tugasnya selaku Koordinator Tim Gerak Cepat (TGC) Kabupaten pada Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bulukumba.
Terutama di hari libur sabtu-minggu ataupun pada malam hari, termasuk di antaranya ketika melakukan kegiatan pengambilan sampel swab.
Dalam 14 hari terakhir sebelum dilakukan pengambilan sampel swab, saya masih terus beraktifitas dengan beberapa kawan dan kerabat, terutama kegiatan kedinasan.
Untuk itu melalui tulisan ini, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan meminta kepada kita semua, untuk tetap menjaga diri dan tidak ragu untuk memeriksakan diri sekiranya ada gejala sakit.
Alhamdulillah, hingga saat ini, saya tidak mengalami suatu gejala sakit apapun, baik flu, bersin, batuk ataupun sesak. Sehingga jika memang tidak melakukan pemeriksaan swab, sayapun tidak akan percaya jika dalam tubuh saya telah ada virus corona yang mungkin saja pagi ini sedang “jogging”.
Mohon maaf karena baru sempat menyampaikan, yang pasti sebelum saya memposting tulisan ini, kondisi saya sudah tersampaikan kepada kawan dan kerabat yang pernah kontak erat dengan saya dalam beberapa hari terakhir ini.
Akhirnya mari kita berdoa, semoga kita semua senantiasa dalam Lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, kita segera terbebas dari wabah ini dan dapat kembali beraktifitas seperti biasa. #051Wassalam Amran Syaukani”. (adn)