Banjir Di Lutra Rendam 1256 Unit Rumah, 5212 Hektar Lahan Pertanian Milik Warga Terancam Gagal Panen

Ratusan rumah dan lahan pertanian milik warga di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara terendam banjir, Senin (05/09/2022) kemarin. (Ft/ritmee.co.id)

LUTRA— Curah hujan tinggi yang terjadi di hulu sungai Rongkong mengakibatkan empat desa di Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu terendam air. Banjir terparah terjadi di dua desa yakni, Desa Lembang-lembang dan Desa Beringin Jaya.

“Di desa Lembang-lembang sebanyak 435 unit rumah dan 1095 Ha lahan pertanian terendam air. Sementara di Desa Beringin Jaya, 431 unit rumah dan 2893 Ha lahan pertanian juga terendam air, banjir susulan ini terjadi pada Senin 5 September 2022 sore kemarin,” kata Komandan Batalyon D Pelopor, Kompol Muhammad Agus, Selasa (06/09/2022).

Bacaan Lainnya

Sedangkan dua desa lainnya yang juga terendam banjir yaitu Desa Mekar Sari Jaya dan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara. Di dua desa ini sebanyak 175  unit rumah yang terendam banjir termaksud diantaranya fasilitas umum seperti masjid,gereja dan sekolah.

“Sementara Desa Lawewe sebanyak 215 unit rumah warga terendam banjir, 624 Ha lahan pertanian, saat ini warga sementara ada yang mengungsi dan sebagaian lainnya masih bertahan di rumah mereka,” terang Muhammad  Agus.

Dari data yang masuk ke redaksi Ritmee.co.id, total rumah yang teramdan banjir di ke empat desa tersebut sebanyak 1256 unit rumah termaksud diantaranya fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan perkantoran. 5212 Hektar lahan pertanian milik warga di empat desa terancam gagal panen.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah  Daerah Kabupaten Luwu Utara belum mendirikan dapur umum bagi warga yang terdampak banjir sementara warga di empat desa tersebut  mulai kesulitan untuk mendapatkan bahan pangan. (fit)











Pos terkait